BOJONEGORO — Harian-News.com — Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bojonegoro mendapat perhatian serius. Di tengah kesulitan warga memenuhi kebutuhan air sehari-hari, BoloneMase Jawa Timur bersama BoloneMase Kabupaten Bojonegoro bergerak cepat menyalurkan bantuan air bersih ke Desa Nganti, Kecamatan Ngraho, Rabu (2/9/2026).
Aksi sosial tersebut dipimpin langsung Koordinator Wilayah (Korwil) BoloneMase Jawa Timur, Madjid Widigdo, bersama Koordinator Daerah (Korda) BoloneMase Kabupaten Bojonegoro, Erwan Yulianto, serta jajaran pengurus di tingkat kecamatan dan kabupaten.

Bantuan disalurkan di empat titik wilayah Desa Nganti. Berdasarkan data dari penyelenggara, sebanyak empat truk tangki dikerahkan, masing-masing berkapasitas 10.000 liter, sehingga total bantuan mencapai 40.000 liter air bersih.
Bantuan tersebut terutama diarahkan untuk warga di Dusun Pepe dan Dusun Tuk Buntung, dua wilayah yang terdampak krisis air. Dengan jumlah penduduk Desa Nganti yang diperkirakan mencapai sekitar 7.500 jiwa, kebutuhan air bersih menjadi persoalan mendesak selama musim kemarau.
Kondisi kekeringan di wilayah Bojonegoro memang telah meluas. Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui BPBD sebelumnya juga melakukan dropping air bersih ke sejumlah desa yang mengalami krisis air.
Madjid: BoloneMase Harus Hadir Saat Rakyat Membutuhkan
Madjid Widigdo menegaskan, penyaluran air bersih bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat yang sedang menghadapi persoalan kebutuhan dasar.
«“BoloneMase harus hadir bukan hanya dalam ruang-ruang pertemuan, tetapi juga harus hadir ketika masyarakat membutuhkan. Air bersih adalah kebutuhan dasar. Karena itu, ketika ada saudara-saudara kita yang mengalami kesulitan air, kita harus bergerak dan memberikan bantuan sesuai dengan kemampuan kita,” ujar Madjid.»
Menurutnya, bantuan tersebut memang tidak serta-merta menyelesaikan seluruh persoalan kekeringan. Namun, setidaknya dapat membantu meringankan beban warga yang membutuhkan air untuk kebutuhan rumah tangga sehari-hari.
«“Apa yang kita lakukan hari ini mungkin sederhana, tetapi bagi masyarakat yang sedang kesulitan mendapatkan air bersih, ini sangat berarti. Yang paling penting bukan hanya bantuan yang kita berikan, tetapi bagaimana kita membangun rasa kepedulian dan kebersamaan,” tambahnya.»
Madjid berharap semangat gotong royong tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Menurut dia, persoalan kebutuhan dasar masyarakat membutuhkan kepedulian dan keterlibatan banyak pihak.
Dukung Pemerintahan Prabowo hingga 2029
Di sela kegiatan sosial tersebut, Madjid Widigdo juga menegaskan komitmen BoloneMase Jawa Timur untuk terus mengawal dan mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto hingga akhir masa bakti pada 2029.
Dukungan itu, kata dia, tidak cukup hanya disampaikan melalui pernyataan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja nyata yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
«“Kami di BoloneMase Jawa Timur memiliki komitmen untuk terus mengawal dan mendukung pemerintahan yang dipimpin Bapak Presiden Prabowo Subianto sampai akhir masa bakti 2029. Dukungan kami tidak hanya dalam bentuk pernyataan, tetapi kami ingin menerjemahkannya melalui kerja-kerja nyata di tengah masyarakat,” tegas Madjid.»
Ia menilai suasana yang kondusif menjadi salah satu modal penting agar pembangunan dan berbagai program pemerintah dapat berjalan dengan baik.
Karena itu, BoloneMase Jawa Timur, lanjut Madjid, akan mengambil bagian melalui kegiatan sosial, pemberdayaan masyarakat, serta menjaga semangat persatuan dan gotong royong.
«“Kami ingin menjadi bagian dari masyarakat yang ikut menjaga kondusifitas dan mendukung program-program pemerintah yang memberikan manfaat bagi rakyat. Kritik dan masukan tentu tetap menjadi bagian dari demokrasi, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga persatuan dan ikut menyukseskan pembangunan sampai 2029,” lanjutnya.»
Erwan: Jadi Penyemangat Relawan di Bojonegoro
Sementara itu, Korda BoloneMase Kabupaten Bojonegoro, Erwan Yulianto, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan langsung Korwil BoloneMase Jawa Timur dalam aksi sosial tersebut.
Menurut Erwan, kehadiran jajaran BoloneMase Jawa Timur menjadi penyemangat bagi pengurus dan relawan di Kabupaten Bojonegoro untuk terus bergerak membantu masyarakat.
Ia menegaskan, persoalan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang harus mendapat perhatian bersama, terutama bagi masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan.
Aksi di Desa Nganti menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian BoloneMase Jawa Timur dan BoloneMase Kabupaten Bojonegoro. Tidak hanya menyalurkan bantuan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial.
Bagi warga yang tengah menghadapi krisis air, kedatangan truk tangki air bersih bukan sekadar bantuan. Di tengah kemarau dan sulitnya mendapatkan air, air yang datang adalah harapan yang langsung dirasakan masyarakat.
Jurnalis: MW
Harian-News.com













