BlitarLegislatif

Jairi Irawan Dorong Cek Kesehatan Gratis dan UMKM, Sarmuji Tekankan Kekompakan Bangun Kota Blitar.

×

Jairi Irawan Dorong Cek Kesehatan Gratis dan UMKM, Sarmuji Tekankan Kekompakan Bangun Kota Blitar.

Sebarkan artikel ini

Penyerahan

BLITAR, HARIAN-NEWS.com – Reses Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Dapil III dari Fraksi Partai Golkar, Jairi Irawan, di Jalan Bakung, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar, Selasa (28/7/2026), tidak hanya menjadi ajang penyerapan aspirasi masyarakat. Kegiatan tersebut juga diwarnai layanan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberdayaan pelaku usaha mikro, serta penguatan sinergi pembangunan antara pemerintah daerah dan legislatif.

Kegiatan yang dihadiri Sekretaris Jenderal DPP Partai Golkar Muhammad Sarmuji, Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin (Mas Ibin), Anggota DPRD Kota Blitar Yasa Kurniawanto, serta tokoh masyarakat itu berlangsung hangat dan penuh dialog.

Dalam kesempatan tersebut, Jairi Irawan menegaskan pentingnya memperluas akses pemeriksaan kesehatan gratis hingga ke tingkat komunitas. Menurutnya, layanan kesehatan preventif harus semakin dekat dengan masyarakat dan tidak hanya bergantung pada puskesmas maupun rumah sakit.

“Kami berharap setiap kegiatan kemasyarakatan diawali dengan cek kesehatan gratis. Kalau memungkinkan bisa dilaksanakan di Posyandu, Balai RW, maupun sekretariat organisasi, sehingga masyarakat lebih nyaman dan tidak takut memeriksakan kesehatannya,” ujar Jairi.

Ia menyebut cakupan pemeriksaan kesehatan gratis di wilayah Blitar masih berada pada angka 39,53 persen. Karena itu, diperlukan upaya bersama agar semakin banyak warga memperoleh akses deteksi dini terhadap berbagai penyakit.

Jairi juga menaruh perhatian pada kesehatan perempuan. Ia mengingatkan pentingnya pemeriksaan rutin untuk mendeteksi kanker payudara dan kanker serviks melalui metode Inspeksi Visual Asam Asetat (IVA).

“Pemeriksaan kesehatan reproduksi idealnya dilakukan minimal satu kali dalam setahun. Dukungan keluarga, terutama suami, sangat penting agar perempuan semakin peduli terhadap kesehatannya,” katanya.

Selain sektor kesehatan, Jairi mendorong penguatan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro. Dalam kegiatan tersebut, ia menyerahkan bantuan sarana panggung atau lapak usaha sekaligus meresmikan usaha angkringan milik warga sebagai bentuk stimulasi pemberdayaan UMKM.

“Pendekatan yang kita lakukan harus holistik. Jasmani sehat melalui cek kesehatan, ekonomi sehat melalui pembinaan usaha. Jika kesehatan dan ekonomi baik, maka kehidupan masyarakat akan semakin sejahtera,” ujarnya.

Jairi menegaskan komitmennya untuk terus berkolaborasi dengan kader Partai Golkar di tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat, serta bersinergi dengan Pemerintah Kota Blitar guna memperluas program bantuan dan pemberdayaan usaha masyarakat.

Sementara itu, Muhammad Sarmuji menyoroti pentingnya kekompakan antara eksekutif dan legislatif dalam mempercepat pembangunan daerah. Menurut Ketua Fraksi Partai Golkar DPR RI tersebut, komunikasi dan kolaborasi yang baik menjadi modal utama untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Kekompakan antara legislatif dan eksekutif adalah kunci. Jika keduanya berjalan seiring, pembangunan akan lebih cepat dan manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” tegas Sarmuji.

Ia juga menempatkan sektor pendidikan sebagai instrumen strategis untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan mobilitas sosial masyarakat.

“Pendidikan adalah cara paling efektif untuk menghadirkan lompatan kehidupan bagi seseorang. Melalui pendidikan, masyarakat memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan taraf hidupnya,” ujarnya.

Sarmuji mencontohkan Jepang sebagai negara yang mampu bangkit meski minim sumber daya alam karena menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama pembangunan. Karena itu, ia menyatakan siap membantu memperjuangkan berbagai program pendidikan, termasuk akses Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah bagi masyarakat kurang mampu.

Selain pendidikan, dukungan juga akan diarahkan pada sektor kesenian dan ekonomi kreatif melalui fasilitasi sarana dan kebutuhan kelompok seni di daerah.

Menurut Sarmuji, hubungan harmonis antara Pemerintah Kota Blitar dan DPRD harus terus dijaga agar tidak terjadi hambatan dalam pelaksanaan program pembangunan.

“Kita harus belajar dari daerah-daerah yang maju. Kekompakan adalah kunci utama agar pembangunan berjalan efektif dan daerah mampu melompat lebih cepat,” katanya.

Kegiatan reses ditutup dengan dialog interaktif bersama warga yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait kesehatan, pendidikan, ekonomi, dan pembangunan daerah. Acara kemudian dilanjutkan dengan hiburan musik bernuansa era 1980-an sebagai bagian dari silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat Kota Blitar.

Jurnalis : Etok