

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Siswa SDN 1 Kampungdalem, Tulungagung, Jawa Timur menggelar aksi sosial pembagian takjil selama empat hari di depan sekolah di Jalan Jaksa Agung Suprapto Nomor 8 Tulungagung dan di depan Taman Budaya dimulai pada hari Senin (28/3/2025).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pondok Ramadhan 1446 H/2025 yang mengusung proyek sosial dan proyek digital, sebagaimana diatur dalam petunjuk teknis dari Kementerian Agama.

Kepala SDN 1 Kampungdalem melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rohmiati, menjelaskan, pembagian takjil ini sepenuhnya didanai oleh wali murid melalui Paguyuban Kelas.
Pihak sekolah hanya bertindak sebagai fasilitator dan koordinator agar acara berjalan lancar.
“Ini murni dari Paguyuban, kami hanya menjembatani dan mengkoordinir. Yang melaksanakan pun adalah wali murid bersama anak-anak, dengan guru agama sebagai pendamping utama,” ujarnya.
Antusiasme Tinggi dari Siswa dan Orang Tua
Program berbagi takjil ini mendapat respons positif positif dari siswa dan orangtua siswa.
Rohmiati mengungkapkan bahwa kegiatan ini sudah lama diinginkan oleh para siswa, tetapi baru dapat terlaksana setelah adanya panduan resmi.
“Siswa sangat antusias ketika kami
umumkan kegiatan ini. Sebelumnya, sekolah belum berani melaksanakan karena harus menunggu juknis dari pusat dan memastikan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk dinas terkait dan kepolisian untuk pengaturan lalu lintas,” katanya.
Pembagian takjil dilakukan secara bertahap untuk menghindari kemacetan. Jadwalnya dibagi per hari berdasarkan jenjang kelas:
● Senin: Kelas 5
● Selasa: Kelas 6
● Rabu: Kelas 3
● Kamis: Kelas 4
Takjil dibagikan di dua lokasi, yakni depan sekolah dan Taman Budaya, dengan sistem pembagian yang telah diatur agar lalu lintas tetap lancar.
Dukungan dari Paguyuban Kelas dan Donatur
Paguyuban Kelas berperan besar dalam pengadaan takjil, dengan setiap kelas
menyediakan minimal 50 bungkus makanan. “Sebenarnya guru tidak mewajibkan jumlah tertentu, tetapi Paguyuban berinisiatif sendiri. Beberapa kelas bahkan mendapat donatur,
sehingga orang tua tidak perlu urunan,” jelas Rohmiati.
Pada saat pelaksanaan aksi setiap kelas melibatkan 4 siswa, 3 perwakilan Paguyuban, dan 2 guru. Untuk menjaga kelancaran, sekolah juga mengerahkan satpam dan petugas kebersihan guna mengatur lalu lintas dan kebersihan lokasi.
Pondok Ramadhan: Mengasah Kreativitas Siswa
Selain berbagi takjil,SDN 1 Kampungdalem juga mengadakan proyek digital, di mana siswa diajak membuat konten dakwah dalam bentuk video, foto, atau vlog sesuai jenjang kelasnya.
● Kelas 6: Video cerita bertemakan kisah Nabi atau sahabat.
● Kelas 5: Vlog kegiatan puasa, mulai dari sahur hingga tarawih.
● Kelas 4: Dokumentasi foto yang dikompilasi dalam bentuk video.
● Kelas 3: Rekaman sholawat.
Selain itu, setiap kelas mengikuti program Pondok Ramadhan selama dua hari, dari pagi hingga selesai Sholat Tarawih.
Menanamkan Karakter Peduli Sesama
Sebagai sekolah yang dikenal dengan pendidikan karakternya, SDN 1 Kampungdalem berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan nilai kepedulian pada siswa.
“Jika anak terbiasa berbagi, mereka akan tumbuh menjadi pribadi yang peduli terhadap sesama. Ini juga bagian dari meramaikan bulan Ramadhan, yang dijanjikan Allah dengan pahala berlimpah,” ujar Rohmiati.
Meski sempat ada kekhawatiran soal potensi kemacetan, pihak sekolah telah menyiapkan langkah antisipasi dengan mengatur arus lalu lintas dan memastikan distribusi takjil berjalan cepat dan tertib.
Dengan adanya program ini, SDN 1 Kampungdalem tidak hanya mengajarkan nilai berbagi kepada siswa, tetapi juga menjadikan Ramadhan sebagai momen pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
Jurnalis. : Pandhu
Editor. : Tanumetir
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !