160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Puskesmas Kedungwaru Tangani ODGJ Se-Tulungagung, Sarana Masih Terbatas

 

Muhroji, S.Kep. Ners.,  Kepala Puskesman Kedungwaru, Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Puskesmas Kedungwaru kini menjadi pusat layanan antar jemput pasien Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) se-Kabupaten Tulungagung. Namun, di tengah peran strategis tersebut, ketersediaan sarana dan prasarana masih terbatas.

Kepala Puskesmas Kedungwaru, Muhroji, S.Kep.Ners, mengatakan penunjukan ini menambah beban layanan yang harus ditangani. Saat ini, layanan ODGJ sementara ditempatkan di ruang PONED karena belum adanya fasilitas khusus.
“Layanan antar jemput pasien ODGJ sekarang dipusatkan di sini. Tapi karena keterbatasan sarana, sementara kami tempatkan di ruang PONED,” ujarnya.

Ia menambahkan, tuntutan pelayanan juga semakin meningkat seiring kebijakan BPJS yang mewajibkan puskesmas dengan kunjungan rawat jalan tinggi untuk memiliki fasilitas PONED dan UGD 24 jam.
“Tahun ini ada tuntutan dari BPJS, bahwa dengan jumlah kunjungan di atas seribu, Puskesmas harus memiliki ruang PONED. Ini menjadi tantangan besar bagi kami,” tegasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Di sisi lain, kebutuhan infrastruktur dasar juga masih menjadi perhatian. Pihak puskesmas mengusulkan pembangunan pagar dan atap parkir guna meningkatkan keamanan aset dan kenyamanan pasien.
“Banyak pasien mengeluh motor kepanasan dan kehujanan karena belum ada atap parkir. Ini sudah kami usulkan,” tambah Muhroji.

Untuk pembangunan pagar, anggaran yang diajukan berkisar Rp500 hingga Rp700 juta dan telah disampaikan ke DPRD melalui Komisi C dengan harapan dapat direalisasikan pada tahun 2027. Selain itu, puskesmas juga menunggu pencairan Silpa anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp200 juta.

Sementara itu, Plt. Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Tulungagung, dr. Nanik Azizah, menyatakan bahwa pengalokasian anggaran dilakukan berdasarkan skala prioritas dari seluruh puskesmas di wilayah tersebut.
“Untuk tahun 2026, Puskesmas Kedungwaru belum mendapat alokasi karena masih dalam tahap pembangunan baru. Untuk Silpa Rp200 juta, kami masih menunggu SK dari Bupati,” jelasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !