TULUNGAGUNG, HARIAN NEWS — Proses rekrutmen ribuan tenaga kerja resmi dimulai dalam gelaran Tulungagung Job Fair Career Kickstart 2026 di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Rabu (10/6/2026). Sebanyak 47 perusahaan dari dalam dan luar daerah membuka lebih dari 3.750 lowongan kerja yang diperebutkan ribuan pencari kerja.
Sejak pagi, lokasi kegiatan dipadati pelamar yang datang membawa berkas lamaran untuk mengikuti proses seleksi awal. Antrean panjang terlihat di sejumlah stan perusahaan yang menawarkan berbagai posisi sesuai kebutuhan masing-masing.

Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, Ahmad Baharudin, mengatakan Job Fair menjadi sarana mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan pencari kerja secara langsung dan lebih efektif.
“Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperluas kesempatan kerja sekaligus menekan angka pengangguran terbuka di Kabupaten Tulungagung,” ujarnya saat membuka acara.
Selain perusahaan besar, tiga pelaku UMKM juga turut ambil bagian dengan membuka peluang kerja bagi masyarakat.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung, Hariadi, menjelaskan bahwa pelaksanaan Job Fair tahun ini mengalami peningkatan signifikan dibanding tahun sebelumnya, baik dari jumlah perusahaan peserta maupun kuota lowongan yang tersedia.
Menurutnya, hari pertama difokuskan pada proses penerimaan lamaran dan pertemuan langsung antara perusahaan dengan pencari kerja. Selanjutnya, pada hari kedua, perusahaan akan melaksanakan tahapan wawancara dan pendalaman kebutuhan tenaga kerja sesuai kualifikasi yang dibutuhkan.
“Hari pertama menjadi momentum bagi para pelamar untuk menyerahkan berkas dan memperoleh informasi pekerjaan. Hari kedua dilanjutkan dengan proses wawancara oleh masing-masing perusahaan,” kata Hariadi.
Ia menambahkan, jumlah lowongan yang tersedia tahun ini menjadi yang terbesar sejak Job Fair digelar di Tulungagung. Kondisi tersebut diharapkan mampu meningkatkan peluang masyarakat memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi dan latar belakang pendidikan mereka.
Tingginya antusiasme masyarakat menunjukkan bahwa kebutuhan terhadap lapangan kerja masih sangat besar. Pemerintah daerah berharap proses rekrutmen yang berlangsung selama Job Fair dapat menghasilkan penempatan tenaga kerja secara nyata dan memberikan kontribusi terhadap penurunan angka pengangguran terbuka yang saat ini berada di angka 4,02 persen.
Keberhasilan kegiatan ini, menurut pemerintah daerah, tidak hanya diukur dari jumlah pengunjung yang hadir, tetapi juga dari banyaknya pencari kerja yang berhasil lolos seleksi dan diterima bekerja oleh perusahaan peserta.
Jurnalis: Pandhu













