

TRENGGALEK, HARIAN- NEWS.com — Kabar mengenai Bupati Trenggalek, Moch. Nur Arifin, yang tengah menunaikan ibadah umroh di Mekkah menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Trenggalek.
Di tengah situasi geopolitik Timur Tengah yang memanas, kepulangan orang nomor satu di Trenggalek itu dilaporkan mengalami hambatan.
Wakil Bupati Trenggalek, Syah Natanegara, mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan agar Bupati Arifin dapat kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat.
Ajakan tersebut disampaikan Syah usai menghadiri sidang paripurna di Gedung DPRD Trenggalek, Senin (2/3/2026).
Ia menyebut, meningkatnya tensi konflik di kawasan Timur Tengah berdampak pada penutupan sejumlah jalur penerbangan internasional.
“Situasi ini membuat jadwal kepulangan Pak Bupati yang direncanakan pekan ini menjadi terhambat. Kita berharap kondisi segera membaik agar beliau dapat pulang dengan selamat,” ujar Syah.
Menurutnya, sejumlah negara seperti Bahrain, Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab dilaporkan menutup sementara akses penerbangan sebagai imbas konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Kondisi tersebut berdampak pada mobilitas warga, termasuk jamaah umroh asal Indonesia.
Syah mengaku hingga kini belum menerima kabar langsung dari Bupati Arifin. “Belum ada informasi terbaru dari beliau. Kami terus memantau perkembangan dan berharap segera ada kabar baik,” katanya.
Kabar tertundanya kepulangan Bupati Arifin turut memantik perhatian masyarakat. Sejumlah warga dilaporkan menggelar doa bersama di berbagai majelis taklim dan kegiatan keagamaan, memohon keselamatan bagi Bupati Arifin serta jamaah umroh lainnya yang berada di kawasan tersebut.
Upaya konfirmasi melalui pesan singkat kepada Bupati Arifin juga belum membuahkan respons hingga berita ini diturunkan. Penutupan sejumlah jalur penerbangan membuat kepastian jadwal kepulangan masih belum dapat dipastikan.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten Trenggalek tetap optimistis. “Kami percaya doa masyarakat menjadi kekuatan. Semoga beliau segera kembali dan dapat kembali menjalankan tugas memimpin Trenggalek,” tutur Syah.
Jurnalis : Nanang K/Rif
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !