

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com – Gerakan Pramuka Kwartir Cabang Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan Diklat Pengelolaan Gugus Depan Tahun 2020.
Diklat berlangsung pada Tanggal 10 & 11 Oktober 2020 di Ruang Tri Satya di Kwartir Cabang Sidoarjo dan diikuti oleh para Pembina, para unsur dari Gugus Depan dan unsur Kwartir Ranting Se Kwartir Cabang Sidoarjo.
Kegiatan Diklat Pengelolaan Gugus Depan Tahun 2020 tersebut dilaksanakan secara Daring melalui tayangan streaming Youtube dan disiarkan secara Live sehingga kegiatan ini bisa diakses seluruh Peserta tanpa harus tatap muka dan menjaga jarak.
Kakak Siti Khoiriyah Selaku Panitia Diklat Pengelolaan Gugus Depan Tahun 2020 menyampaikan, rasa berterima kasih atas kepercayaan yang telah di berikan sehingga kegiatan ini bisa dilaksanakan dan para peserta tetap semangat mengikuti kegiatan Diklat Pengelolaan Gugus Depan Tahun 2020 selama 2 hari dan kegiatan tersebut dilaksanakan setiap tahun.
“Materi pada kegiatan ini diantaranya Fundamental, Sejarah Pramuka, Undang Undang, Organisasi, Kebijakan, Mugus, Gudep Unggul Komunikasi Aktif, dan Program Kerja Gugus Depan dan semoga semua materi kegiatan ini bisa diserap para peserta dan menjadikan Gudepnya menjadi lebih baik,” kata Kak Siti Khoiriyah.

Sedangkan Kakak dr. Abdul Munif, MM. selaku Binawasa di Kwartir Cabang Sidoarjo dalam pembukaanya menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi Panitia yang menyelenggarakan kegiatan Diklat Pengelolaan Gugus Depan Tahun 2020 ini dan semoga kegiatan ini penuh dengan makna dan bisa di aplikatifkan oleh Gugus Depan khusus nya termasuk jajaran Kwartir Ranting”.
Kegiatan Diklat Pengelolaan Gugus Depan Tahun 2020 sudah sesuai dengan Undang Undang No 12 Tahun 2010 Tentang Gerakan Pramuka bahwa Pendidikan Kepramukaan adalah proses pembentukan kepribadian dan kecakapan hidup, akhlak mulia melalui penghayatan dan pengamalan nilai nilai pancasila.
“Dengan Pengembangan Kepribadian diharapkan bisa mengadministratifkan segala kegiatan yang kita laksanakan, kenapa? Karena setiap administrasi mengandung makna sebagai data, monument sejarah, bukti bahwa kegiatan itu dilaksanakan secara realita dan bisa di pertanggung jawabkan,” tegas Kak dr. Abdul Munif, MM.
Ditambahkannya, meningkatkan Kecakapan hidup dengan berbagai kegiatan Latihan yang bisa dipraktekkan secara praktis dan kondusif, tidak banyak teortitis.

“Praktis disini artinya kakak-kakak dapat melaksanakan secara langsung, sedangkan untuk Kondusif artinya Kakak Kakak harus update tentang perkembangan jaman, siapa tahu kita menemukan hal hal baru untuk pengelolaan gugus depan, yang kemudian jika masing masing gugus depan sudah baik secara administratif, maka di jamin Kwartir Ranting akan baik, sehingga di jamin Kwartir Cabang juga akan baik sampai tingkat Kwartir Nasional,” katanya. (Jun/Tim)
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !