


TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Sebagai sekolah penggerak di Tulungagung, SMPN 3 Tulungagung memiliki kehormatan menjadi tuan rumah Festival Kurikulum Merdeka yang diselenggarakan oleh Balai Besar Penjamin Mutu Pendidikan (BBPMP) provinsi Jawa Timur.
Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 16 hingga 18 Mei 2024 untuk SMP.
Dalam semangat bulan merdeka, SMPN 3 Tulungagung menyelenggarakan pelatihan selama 4 bulan terkait proses pembelajaran dan inovasi lainnya. Universitas Bhineka turut mendampingi acara ini.
Tujuan utama Festival Kurikulum Merdeka adalah mengobarkan esensi kurikulum merdeka, memperkuat ekosistem pendidikan, serta mendorong kolaborasi dan daya saing dalam menciptakan pembelajaran berkualitas bagi semua murid.
Kemendikbudristek mengajak seluruh pihak, termasuk para orang tua dan murid, untuk menyaksikan puncak acara ini.
Rangkaian kegiatan Festival Kurikulum Merdeka meliputi:
Dialog Inspiratif: Para narasumber inspiratif akan berbicara tentang inovasi implementasi Kurikulum Merdeka di tengah berbagai tantangan.
Pemutaran Film Dokumenter: Film berjudul “Karena Semua Murid Istimewa” akan mengangkat kisah-kisah inspiratif seputar pembelajaran.
Pameran Virtual Kurikulum Merdeka: Pengunjung dapat melihat potret dan cerita mengenai pembelajaran menyenangkan melalui Kurikulum Merdeka.
Video Kolase Lagu Pelajar Pancasila: Sebuah kolase lagu yang menggambarkan semangat dan nilai-nilai Pancasila.
SMPN 3 Tulungagung berkomitmen untuk menjadi teladan, memperkuat pendidikan, dan menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif bagi semua siswa.
SEKOLAH PENGGERAK
Sekolah Penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan Profil Pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi kognitif (literasi dan numerasi) serta nonkognitif (karakter) yang diawali dengan sumber daya manusia yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Sekolah penggerak menjadi panutan, tempat pelatihan, dan inspirasi bagi guru-guru dan kepala sekolah lainnya.
Dalam sekolah penggerak, guru memberikan pelajaran tak hanya satu arah, melainkan berbagai aktivitas yang menyenangkan dan memuat kompetensi bernalar kritis, kolaborasi, dan kreatif.
Ciri-ciri sekolah penggerak meliputi kepala sekolah yang mengerti proses pembelajaran siswa dan mampu mengembangkan guru, guru yang berpihak pada anak dengan memahami perbedaan dan kebutuhan setiap murid, serta kemampuan sekolah penggerak menghasilkan profil siswa yang berakhlak mulia, mandiri, kreatif, dan memiliki rasa kebhinekaan dalam negeri dan global.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !