Uncategorized

SURAT TERBUKA UNTUK GUBERNUR JAWA TIMUR

×

SURAT TERBUKA UNTUK GUBERNUR JAWA TIMUR

Sebarkan artikel ini

Perihal: Harapan Pembangunan Jaringan Pengairan untuk 148 Hektare Lahan pertanian di Desa Jarakan, Tiudan dan Bolorejo, Kecamatan Kauman.

Dam pengairan dan sawah kering kerontang.

 

Kepada Yth.
Ibu Gubernur Jawa Timur
Ibu Khofifah Indar Parawansa
di
Tempat

Dengan hormat,

Kami menyampaikan aspirasi dan harapan masyarakat, khususnya para petani di Desa Jarakan, Desa Tiudan, dan Desa Bolorejo, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, yang setiap musim kemarau menghadapi persoalan serius terkait ketersediaan air untuk lahan pertanian.

Kurang lebih 148 hektare lahan pertanian di tiga desa tersebut mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air setiap musim kemarau. Kondisi ini membuat lahan tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal. Sebagian lahan bahkan harus menunggu datangnya musim hujan untuk kembali dapat ditanami.

Selama kurang lebih lima bulan dalam setiap musim kemarau, lahan pertanian praktis tidak produktif. Bagi para petani penggarap, kondisi tersebut bukan sekadar persoalan pertanian, melainkan menyangkut keberlangsungan ekonomi dan kebutuhan hidup keluarga.

Padahal, di wilayah tersebut terdapat sumber air dari Waduk Wonorejo yang kami harapkan dapat memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung keberlanjutan sektor pertanian.

Selama ini, salah satu alternatif yang terpikir adalah pemanfaatan pompa air bawah tanah. Namun, apabila dilakukan secara besar-besaran, tentu terdapat kekhawatiran terhadap ketersediaan air bagi masyarakat sekitar yang juga membutuhkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Karena itu, kami berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembangunan sistem jaringan pengairan dari DAM Kleben menuju lahan pertanian seluas kurang lebih 148 hektare di tiga desa tersebut.

Berdasarkan perhitungan dan perencanaan yang telah kami upayakan, kebutuhan anggaran pembangunan jaringan pengairan tersebut diperkirakan sekitar Rp3 miliar.

Kami meyakini, apabila jaringan pengairan tersebut dapat terealisasi, lahan pertanian seluas 148 hektare dapat dimanfaatkan secara lebih optimal. Bahkan, dengan ketersediaan air yang memadai, terdapat potensi untuk mendukung pola tanam hingga tiga kali dalam setahun, sehingga produktivitas pertanian dan pendapatan masyarakat dapat meningkat.

Ibu Gubernur yang kami hormati,

Kepala Desa Jarakan, Su’ad Bagiyo, S.H., telah beberapa kali mengupayakan penyampaian proposal kepada pemerintah kabupaten maupun pemerintah provinsi. Namun hingga saat ini, harapan masyarakat untuk mendapatkan jaringan pengairan yang memadai tersebut belum terealisasi.

Kami tidak sedang meminta kemewahan.

Kami hanya berharap air dapat mengalir ke sawah, agar para petani dapat bekerja dan memperoleh penghasilan dari tanah mereka sendiri.

Puluhan petani penggarap dari tiga desa harus menghadapi kesulitan mencari nafkah setiap musim kemarau. Ketika sawah tidak dapat ditanami, kebutuhan hidup keluarga tetap berjalan. Kondisi tersebut membuat sebagian petani terpaksa mencari pinjaman atau berutang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Oleh karena itu, melalui surat terbuka ini, kami dengan hormat memohon perhatian dan dukungan Ibu Gubernur Jawa Timur terhadap persoalan pengairan lahan pertanian seluas kurang lebih 148 hektare di Desa Jarakan, Desa Tiyudan, dan Desa Bolo.

Kami percaya, pembangunan jaringan pengairan bukan semata-mata pembangunan saluran air.

Ini adalah investasi untuk kehidupan petani, peningkatan produktivitas pertanian, penguatan ketahanan pangan, dan masa depan masyarakat desa.

Kami berharap aspirasi ini dapat didengar dan mendapatkan tindak lanjut dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Kami ingin sawah kami tetap hidup.
Kami ingin petani tetap bekerja.
Kami ingin lahan pertanian tetap produktif.
Dan kami ingin anak-anak petani memiliki masa depan yang lebih baik.

Demikian surat terbuka ini kami sampaikan. Atas perhatian, kepedulian, dan kebijakan Ibu Gubernur Jawa Timur, kami menyampaikan terima kasih.

Jarakan, September 2026

Hormat kami,

KEPALA DESA JARAKAN

SU’AD BAGIYO, S.H.