160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Rakyat Makmur, Koruptor Hancur! GPI Blitar Gelar Refleksi Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran

Jaka Prasetya, Ketua Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) Blitar 

H. Rijanto Blitar usai menghadiri Acara Refleksi Setahun Pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Raka Buming Raka, Jum’at (24/10/2025).

BLITAR, HARIAN-NEWS.com — Setahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka berjalan, Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pembaharuan Indonesia (GPI) Kabupaten Blitar menggelar kegiatan “Refleksi Setahun Pemerintahan Prabowo–Gibran”, Jumat (24/10/2025), mulai pukul 14.00 ,- Acara yang berlangsung di halaman samping Kantor Bupati Blitar, Kanigoro, itu mengusung tema “Rakyat Makmur, Koruptor Hancur” dan dikemas dalam bentuk orasi politik, pengajian, serta hiburan rakyat.

Kegiatan berlangsung meriah, dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, aktivis pergerakan, dan masyarakat umum. Ketua GPI Kabupaten Blitar Jaka Prasetya menegaskan, refleksi ini menjadi momentum memperkuat tekad bangsa memberantas korupsi serta memperjuangkan kedaulatan ekonomi rakyat.

“Korupsi adalah musuh bersama. Pemerintahan yang bersih harus menjadi pondasi Indonesia maju. Kami mendukung langkah Presiden Prabowo yang berani menegakkan hukum tanpa pandang bulu,” ujar Jaka disambut tepuk tangan meriah peserta.

750 x 100 AD PLACEMENT

 

Menurutnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bukti nyata keberpihakan pemerintah terhadap rakyat kecil. Selain menekan angka stunting, program tersebut juga membuka lapangan kerja luas.

“Program MBG luar biasa. Jutaan rakyat terserap bekerja di dapur-dapur MBG, sementara anak-anak kita mendapat asupan gizi yang layak. Inilah bentuk keberpihakan nyata pemerintah terhadap masa depan bangsa,” tegas Jaka.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

Selain ekonomi dan sosial, Jaka juga menyoroti sikap politik luar negeri Presiden Prabowo yang dinilainya berani dan berdaulat.

“Di forum PBB, Pak Prabowo berdiri tegak memperjuangkan kemerdekaan Palestina. Itu bukan sikap politik biasa, melainkan keberanian seorang pemimpin yang menjunjung tinggi keadilan dunia,” tambahnya.

 

Rijanto: Dampak Program MBG Terasa di Daerah

750 x 100 AD PLACEMENT

Sementara itu, Bupati Blitar H. Rijanto dalam sambutannya mengapresiasi langkah GPI yang aktif menggelar refleksi dan memberi ruang kritik konstruktif. Menurutnya, partisipasi publik seperti ini penting untuk menjaga arah pembangunan agar tetap sejalan dengan kebutuhan rakyat.

“Saya mengapresiasi langkah GPI yang memberi ruang refleksi dan kritik konstruktif. Pemerintahan Prabowo–Gibran dalam setahun ini menunjukkan hasil nyata yang dampaknya terasa hingga daerah,” ujar Rijanto.

 

Ia menyebut, pelaksanaan program MBG di Kabupaten Blitar kini berjalan baik dan berdampak langsung pada perekonomian warga.

“Dari target 97 dapur MBG, sudah beroperasi 30 dapur. Setiap dapur menyerap sekitar 60 tenaga kerja. Artinya, ribuan warga kita kini memiliki penghasilan. Program ini menggerakkan ekonomi rakyat dari bawah,” jelasnya.

 

Selain MBG, Rijanto juga menyinggung inovasi pendidikan Sekolah Rakyat yang memberi kesempatan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Kalau pendidikan dan kesehatan masyarakat terjamin, kesejahteraan akan mengikuti. Kita ingin masyarakat Blitar menjadi cerdas, sehat, dan mandiri,” ujarnya optimistis.

 

Gus Iqdam: Refleksi Harus Dibarengi Spirit Ketakwaan

Dalam sesi tausiyah, Gus Iqdam menyampaikan pesan agar refleksi pemerintahan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi momentum memperkuat nilai spiritual dan kebersamaan.

“Kalau masyarakatnya bertakwa, keberkahan akan turun. Saya pesan kepada teman-teman GPI, jaga kekompakan dan keber

samaan. Jangan mudah diadu domba,” ujar Gus Iqdam melalui tayangan videotron.

 

Ia juga menyinggung kedekatannya dengan Jaka Prasetya yang disebutnya telah lama berjuang dalam gerakan sosial.

“Mas Jaka ini sahabat lama saya, bahkan sebelum ST berdiri. Tujuannya tetap sama: mendukung kepemimpinan Pak Rijanto dan Mas Beky Herdiansah agar masyarakat Blitar hidup dalam keberkahan,” tuturnya.

 

Acara yang ditutup dengan doa bersama dan hiburan rakyat itu berlangsung penuh semangat kebersamaan. Para peserta berharap pemerintahan Prabowo–Gibran terus melanjutkan agenda besar pembangunan nasional dengan semangat antikorupsi dan keberpihakan pada rakyat kecil.

“Kami percaya, jika pemerintah bersih dan rakyat bersatu, Indonesia akan benar-benar berdaulat dan sejahtera,” tandas Jaka disambut tepuk tangan dan lantunan shalawat penutup.

 

Jurnalis Etok

Editor Arief Gringsing

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !