

Pesan Terakhir KH Shirojan Muniro Abdurrahman, Wasiat Kebajikan dan KetaqwaaN
KULONPROGO , HARIAN-NEWS.com – Dalam suasana yang hening dan penuh keharuan, KH. Abdullah Salam, Ketua Alumni Santri Pesantren Nurul Haromain, membacakan wasiat almarhum KH Shirojan Muniro Abdurrahman pada prosesi pemberangkatan pemakaman Rabu (08/05/2024). Wasiat yang disampaikan almarhum sebelum masuk ruang ICU ini, ditulis oleh para alumni dan dibacakan di hadapan para pentakziyah yang tak kuasa menahan air mata.
Almarhum mengungkapkan rasa syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kasih sayang-Nya kepada semua makhluk tanpa membedakan.
Kyai Shirojan Muniro menekankan, hanya di akhirat, Allah SWT akan menunjukkan rahmat-Nya kepada hamba-hamba-Nya yang bertaqwa. “Sifat rahim Allah SWT yang hakiki hanya akan diberikan kepada hamba-Nya yang bertaqwa di akhirat nanti,” ujar almarhum dalam wasiatnya.
Dalam pesan terakhirnya, almarhum meminta maaf dan memohon keikhlasan kepada keluarga besar, para donatur, teman-teman, alumni, wali santri, santri-santri, dan masyarakat umum yang pernah mengenal dan bersosialisasi dengannya.
“Jangan takut mati, karena mati itu pertemuan dengan dzat yang Maha Rahman Rahim,” pesan almarhum, mengajak semua untuk mempelajari dan memahami esensi dari tari sufi sebagai simbol perjalanan spiritual.
Almarhum juga menyampaikan terima kasih khusus kepada para donatur yang telah membantu pesantren, berharap agar mereka mendapat balasan dari Allah SWT.
“Walaupun saya sudah tidak ada lagi, tapi Allah SWT tidak mungkin melupakan jasa baik anda semua,” tutur almarhum.
Wasiat ini menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya kebajikan dan ketaqwaan dalam kehidupan. Semoga almarhum diterima di sisi-Nya dan mendapatkan maghfirah serta ridho Allah SWT. Amin.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !