
BLITAR, HARIAN-NEWS.com – Band Letto memeriahkan puncak Cakrapalah Sport Fest 2026 yang digelar Pimpinan Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Blitar, Sabtu (24/10/2026), di Kampung Coklat, Kabupaten Blitar.
Festival tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan musik, tetapi juga menjadi ruang pengembangan potensi perempuan, penguatan kebersamaan, serta pengenalan batik lokal kepada generasi muda.
Sejumlah kegiatan digelar dalam rangkaian Cakrapalah Sport Fest 2026. Di antaranya lomba senam, gobak sodor, padel, bola voli, serta Parade Batik yang berkolaborasi dengan Blitar Youth Forum dan Asosiasi Batik Kabupaten Blitar.
Ketua PC Fatayat NU Kabupaten Blitar, Ufik Rohmatul Fitria, mengatakan kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong sportivitas sekaligus membuka ruang ekspresi bagi perempuan dan generasi muda.
“Jadi kegiatan ini untuk mendorong sportivitas sekaligus mengenalkan batik lokal kepada generasi muda,” ujar Ufik.
Menurutnya, olahraga dan kreativitas dapat menjadi sarana untuk membangun partisipasi generasi muda dalam kegiatan positif. Perpaduan kegiatan olahraga dan budaya juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan serta menjaga keberadaan batik lokal.
Donasi Rp20 Juta untuk Warga Membutuhkan
Puncak Cakrapalah Sport Fest 2026 juga diwarnai aksi sosial. Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Anggia Ermarini, menyalurkan donasi sebesar Rp20 juta melalui NU Care-LAZISNU PCNU Kabupaten Blitar.
Anggia mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut yang memberikan ruang bagi perempuan untuk mengembangkan kemampuan melalui olahraga dan kreativitas.
“Melalui Cakrapalah Sport Fest, perempuan dapat mengembangkan kemampuan sekaligus memperkuat kebersamaan melalui olahraga dan kreativitas,” katanya.
Kehadiran Letto menjadi bagian dari kemeriahan penutupan festival. Sementara itu, rangkaian olahraga, parade batik, dan kegiatan sosial menunjukkan bahwa Cakrapalah Sport Fest tidak hanya berorientasi pada hiburan, tetapi juga memadukan pemberdayaan perempuan, pelestarian budaya lokal, dan kepedulian terhadap masyarakat.
Jurnalis: Etok











