BlitarPendidikan

Hadi Sucipto Bawa SMKN 1 Kademangan Dapat Apresiasi Gubernur Khofifah

×

Hadi Sucipto Bawa SMKN 1 Kademangan Dapat Apresiasi Gubernur Khofifah

Sebarkan artikel ini

BLITAR, HARIAN-NEWS.com — Keberhasilan SMKN 1 Kademangan, Kabupaten Blitar, mengembangkan Eduwisata Agro Tekno Park mendapat perhatian khusus Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa. Gubernur Khofifah bahkan meninjau langsung kawasan tersebut dalam rangkaian Dies Natalis ke-23 SMKN 1 Kademangan, Senin (3/10/2026).

Kunjungan tersebut menjadi momentum penting bagi Kepala SMKN 1 Kademangan, Hadi Sucipto, M.Pd, dalam memperkenalkan berbagai inovasi sekolah yang memadukan pendidikan vokasi dengan sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta teknologi.

Agro Tekno Park menjadi salah satu pengembangan unggulan SMKN 1 Kademangan sebagai ruang pembelajaran berbasis praktik. Melalui kawasan tersebut, siswa tidak hanya memperoleh pembelajaran teori, tetapi juga pengalaman langsung dalam mengembangkan potensi sektor agro dengan pendekatan teknologi modern.

Saat kunjungan, Gubernur Khofifah meninjau sejumlah potensi dan inovasi yang dikembangkan melalui Agro Tekno Park. Kehadiran orang nomor satu di Jawa Timur itu sekaligus menjadi bentuk perhatian pemerintah provinsi terhadap pengembangan pendidikan vokasi yang semakin adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Blitar dan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.

Hadi Sucipto mengatakan, kunjungan Gubernur Jawa Timur menjadi momentum istimewa bagi SMKN 1 Kademangan untuk menunjukkan berbagai inovasi dan potensi yang telah dikembangkan sekolah.

«“Ini menjadi momentum istimewa untuk memperkenalkan berbagai inovasi dan potensi Agro Tekno Park, khususnya dalam pengembangan pertanian, perikanan, dan peternakan berbasis teknologi,” ujarnya.»

Menurut Hadi, Agro Tekno Park tidak sekadar menjadi kawasan edukasi, tetapi juga diarahkan sebagai laboratorium pembelajaran bagi siswa untuk mengasah keterampilan, kreativitas, dan kemampuan berinovasi.

Pembelajaran berbasis praktik tersebut diharapkan mampu membentuk lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan dunia kerja. Siswa dibekali pengalaman nyata dalam mengelola sektor pertanian, peternakan, dan perikanan sekaligus memahami pemanfaatan teknologi di dalamnya.

“Pembelajaran vokasi harus semakin dekat dengan dunia nyata. Karena itu, siswa perlu mendapatkan pengalaman praktik sekaligus ruang untuk mengembangkan inovasi,” jelasnya.

Hadi berharap perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur terhadap SMKN 1 Kademangan dapat menjadi energi baru untuk terus mengembangkan Agro Tekno Park serta berbagai program pendidikan vokasi lainnya.

Kehadiran Gubernur Khofifah di SMKN 1 Kademangan pun menjadi penanda bahwa inovasi pendidikan berbasis potensi lokal memiliki ruang besar untuk berkembang. Sekolah vokasi tidak hanya dituntut mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga mampu melahirkan generasi yang kreatif, produktif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Jurnalis: Etok