NasionalSorotan

Koperasi Desa Merah Putih Nglutung Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

×

Koperasi Desa Merah Putih Nglutung Diproyeksikan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Warga

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Warga Desa Nglutung, Kecamatan Sendang, Kabupaten Tulungagung, berharap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang telah dibangun di wilayah mereka dapat segera beroperasi secara penuh. Kehadiran koperasi tersebut dinilai penting untuk mempermudah akses masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.

Selama ini warga mengaku harus menempuh jarak yang cukup jauh untuk memperoleh kebutuhan sembako yang lebih lengkap. Desa Nglutung sendiri berjarak sekitar 10 kilometer dari pusat Kecamatan Sendang dan sekitar 20 kilometer dari pusat Kota Tulungagung.

Salah seorang warga Desa Nglutung, Srikan, mengatakan masyarakat menaruh harapan besar terhadap keberadaan koperasi tersebut karena dinilai dapat menghemat waktu maupun biaya transportasi.
“Kami berharap Koperasi Desa Merah Putih ini segera beroperasi. Selama ini jika ingin membeli kebutuhan pokok yang lengkap harus menempuh perjalanan cukup jauh. Kalau koperasi ini sudah berjalan tentu akan sangat membantu warga,” ujar Srikan.

Di tengah harapan masyarakat terhadap operasional KDMP, sempat muncul informasi yang menyebut bangunan koperasi berada di lokasi terpencil atau di tengah kawasan hutan.

Menanggapi hal tersebut, Pemerintah Desa Nglutung memberikan klarifikasi. Sekretaris Desa Nglutung, Mulyo, menegaskan informasi tersebut tidak sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

Menurutnya, bangunan KDMP justru berada di lokasi yang strategis karena berdiri di jalur utama penghubung antardesa dan akses menuju Kota Tulungagung.
“Informasi yang menyebut bangunan koperasi berada di tengah hutan tidak sesuai dengan kondisi di lapangan. KDMP dibangun di tepi jalan utama desa yang menghubungkan Desa Krosok, Desa Babadan, hingga akses menuju Kota Tulungagung sehingga relatif mudah dijangkau masyarakat,” jelas Mulyo.

Keberadaan KDMP juga diproyeksikan tidak hanya menjadi pusat pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat, tetapi juga dapat mendukung perkembangan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Nglutung.

Desa Nglutung yang terbagi dalam lima dusun, yakni Tlogo, Wotgalih, Badong,
Cerme, dan Pakel, selama ini dikenal sebagai sentra kerajinan tusuk sate. Selain sektor pertanian seperti tebu dan palawija, aktivitas ekonomi masyarakat juga ditopang berbagai usaha rumahan, seperti produksi kuliner tradisional pukis dan bikang khas Dusun Badong, konveksi mukena, kerupuk merah putih, pembuatan amplop, hingga industri mebel kayu.

Pemerintah desa bersama masyarakat berharap keberadaan fasilitas pendukung, termasuk instalasi listrik yang telah terpasang di lokasi, dapat mempercepat operasional KDMP sehingga manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Jurnalis : Nn