KesehatanTulungagung

Kesadaran Warga Tulungagung untuk Skrining Kesehatan Masih Rendah

×

Kesadaran Warga Tulungagung untuk Skrining Kesehatan Masih Rendah

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Kesadaran warga Tulungagung untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin masih rendah. Kondisi ini menjadi perhatian serius di tengah tingginya ancaman penyakit tidak menular (PTM), seperti hipertensi, diabetes, stroke hingga penyakit jantung.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, mengungkapkan rendahnya partisipasi warga dalam deteksi dini terlihat dari hasil pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis (CKG).

Dr. Desi Lusiana Wardhani Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung menyampaikan materi

Data yang dipaparkan menunjukkan 62 persen warga tidak pernah mengukur lingkar perut, 61 persen tidak pernah memeriksa gula darah, 36 persen tidak melakukan pemantauan berat badan, dan 32 persen tidak pernah mengukur tekanan darah.

“Jangan menunggu sakit baru datang ke fasilitas kesehatan. Pemeriksaan dilakukan justru agar faktor risiko bisa diketahui dan dikendalikan sejak awal,” tegas Desi.

Menurut Desi, masih banyak warga usia 30 tahun ke atas yang enggan menjalani skrining karena khawatir mengetahui dirinya memiliki penyakit. Padahal, hipertensi di Tulungagung diperkirakan mencapai sekitar 34 persen, atau secara kasar sekitar 300.000–400.000 orang dari sekitar 1,1 juta penduduk.

Persoalan tersebut turut mendapat sorotan Anggota Komisi IX DPR RI Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M. Ia menegaskan penanganan kesehatan tidak boleh hanya menunggu masyarakat jatuh sakit.

Dr. Ir. Heru Tjahjono, M.M., Anggota Komisi IX DPR RI

Heru mendorong penguatan pencegahan dan deteksi dini. Masyarakat diminta lebih peduli terhadap pola makan, aktivitas fisik, serta rutin memanfaatkan layanan kesehatan untuk mengetahui faktor risiko penyakit sebelum berkembang menjadi komplikasi.

Pesannya jelas: jangan takut mengetahui kondisi kesehatan. Lebih baik tahu lebih awal daripada terlambat menangani.

Jurnalis: Pandhu