Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung, Jairi Irawan, S.Hum., M.KP., mengikuti pemeriksaan kesehatan dalam kegiatan Cek Kesehatan Gratis di Kantor DPD Golkar Tulungagung,
Minggu (12/7/2026).
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – DPD Partai Golkar Kabupaten Tulungagung menggelar layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran pentingnya deteksi dini penyakit. Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPD Partai Golkar Tulungagung, Minggu (12/7/2026), menghadirkan pemeriksaan kesehatan umum, tes HPV DNA, IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat), hingga SADANIS (Pemeriksaan Payudara Klinis).
Mengusung tema “Peduli Kesehatan, Peduli Masa Depan. Perempuan Sehat, Keluarga Kuat, Indonesia Hebat!”, kegiatan ini menjadi bagian dari kampanye membangun budaya pemeriksaan kesehatan secara berkala, khususnya bagi perempuan.
Ketua DPD Partai Golkar Tulungagung, Jairi Irawan, S.Hum., M.KP., mengatakan tantangan terbesar dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat bukan hanya menyediakan layanan, tetapi juga membangun kesadaran masyarakat untuk memanfaatkannya.
“Masih banyak masyarakat yang takut, malu, atau merasa belum perlu memeriksakan kesehatannya. Padahal, pencegahan jauh lebih baik daripada mengobati setelah penyakit memasuki stadium lanjut,” ujarnya.
Menurut Jairi, pemeriksaan kesehatan secara rutin sebaiknya menjadi kebiasaan, minimal setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Sebab, banyak penyakit berbahaya, termasuk kanker serviks dan kanker payudara, berkembang tanpa gejala pada tahap awal.
Ia mengungkapkan, tingkat partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan layanan cek kesehatan gratis di Jawa Timur masih berkisar 65 persen. Angka tersebut dinilai masih jauh dari target ideal yang mencapai 80 hingga 90 persen.
“Fasilitas kesehatan sudah tersedia, tenaga medis juga ada. Yang perlu terus ditingkatkan adalah kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan secara rutin,” katanya.
Jairi menegaskan, pemeriksaan IVA, HPV DNA, dan SADANIS merupakan langkah penting dalam mendeteksi risiko penyakit sejak dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat dan peluang kesembuhan menjadi lebih besar.
Dalam kegiatan tersebut, DPD Partai Golkar Tulungagung menargetkan 100 peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan umum, sedangkan layanan IVA dibatasi maksimal 40 peserta per hari agar pemeriksaan dapat dilakukan secara optimal.
Program ini terlaksana berkat kolaborasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, serta tenaga kesehatan yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat.
Jairi memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan dan diintegrasikan dengan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk pelatihan UMKM di tingkat desa dan kecamatan.
“Politik tidak hanya berbicara tentang kekuasaan. Politik juga harus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, salah satunya melalui pelayanan kesehatan seperti ini,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, DPD Partai Golkar Tulungagung berharap masyarakat semakin sadar bahwa pemeriksaan kesehatan bukan dilakukan saat sakit, melainkan sebagai langkah pencegahan untuk menjaga kualitas hidup, memperkuat ketahanan keluarga, dan menciptakan sumber daya manusia yang sehat serta produktif.
Jurnalis: Pandhu













