BNNK Tulungagung Bidik Pekerja Karaoke, 80 Orang Dites Urine Semua Negatif
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Pemberantasan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Tulungagung kembali menyasar tempat hiburan malam. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tulungagung bersama aparat gabungan menggelar Operasi Bersinar, Kamis (27/8/2026) malam.
Operasi mendadak tersebut menyasar sejumlah tempat karaoke di wilayah perkotaan. Yang menarik, kali ini petugas tidak hanya memeriksa pengunjung, tetapi juga memberikan perhatian khusus kepada para pekerja tempat hiburan malam.
Sekitar 80 orang menjalani tes urine dalam operasi tersebut. Hasilnya, seluruh orang yang menjalani pemeriksaan dinyatakan negatif.
Kepala BNNK Tulungagung, Wasbeka Abie Yuwono, M.Ak., CFrA., mengatakan pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya pencegahan sekaligus deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan bahan adiktif lainnya.
“Selama ini yang kita razia kebanyakan dari pengunjung, tetapi malam ini kita lakukan tes urine pada pekerjanya dan beberapa pengunjung. Alhamdulillah, dari sekitar 80-an yang kita lakukan tes urine, hasilnya semua dinyatakan negatif,” ujar Abie seusai operasi.
Pekerja Karaoke Jadi Perhatian
Operasi Bersinar kali ini melibatkan sejumlah unsur. Selain BNNK Tulungagung, petugas gabungan terdiri dari Satpol PP, Polres Tulungagung, Kodim, Subdenpom V/1-6 Tulungagung, serta Bea Cukai.
Petugas mendatangi sejumlah lokasi hiburan malam, di antaranya Kafe Karaoke Hexa, Maxy, dan Maestro di kawasan Jalan Soekarno-Hatta. Setelah itu, tim bergerak menuju Dynasti Karaoke di kawasan Jalan Panglima Sudirman.
Pemeriksaan dilakukan secara mendadak untuk mengetahui kondisi sebenarnya di lingkungan tempat hiburan malam, terutama terkait potensi penyalahgunaan narkotika.

Pendekatan dengan menyasar pekerja dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas jangkauan pengawasan. Sebab, lingkungan tempat hiburan malam tidak hanya diisi oleh pengunjung, tetapi juga pekerja dan pengelola yang berada di lokasi dalam waktu relatif lama.
Semua Negatif, Pengawasan Tetap Berlanjut
Meski sekitar 80 orang yang menjalani tes urine seluruhnya dinyatakan negatif, BNNK Tulungagung menegaskan hasil tersebut bukan alasan untuk menghentikan pengawasan.
Hasil negatif merupakan gambaran dari pemeriksaan pada malam tersebut. Ancaman penyalahgunaan maupun peredaran narkotika tetap membutuhkan pengawasan secara berkelanjutan.
BNNK Tulungagung memastikan operasi serupa akan kembali dilakukan dengan sasaran dan lokasi berbeda.
“Meskipun demikian, kami nantinya juga akan terus melakukan razia serupa dengan sasaran dan tempat yang berbeda,” kata Abie.
Komitmen tersebut menunjukkan bahwa pemberantasan narkotika tidak cukup dilakukan melalui operasi sesekali. Pemeriksaan berkala dan keterlibatan lintas instansi tetap dibutuhkan untuk mempersempit ruang penyalahgunaan narkotika.
Terlebih, pola penyalahgunaan narkotika dapat berubah. Jika pengawasan hanya difokuskan kepada pengunjung, masih terdapat kemungkinan munculnya celah pada unsur lain di lingkungan tempat hiburan.
Pengelola Karaoke Dukung Razia BNNK
Langkah BNNK Tulungagung mendapat dukungan dari pengelola tempat hiburan. Manager Dynasti Karaoke, Rendi, menyatakan pihaknya mendukung upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika.
Menurutnya, pengelola tempat hiburan juga mempunyai tanggung jawab menjaga lingkungan usaha agar tetap aman dan tertib.
“Yang jelas kami juga sangat mendukung apa yang menjadi upaya BNN dalam mencegah peredaran dan bahaya penyalahgunaan narkoba,” ujar Rendi.
Ia juga mengatakan pihaknya mengimbau pengunjung agar tidak menggunakan narkoba maupun membawa senjata tajam ke dalam lingkungan tempat hiburan.
“Kami juga mengimbau kepada para pengunjung untuk tidak menggunakan narkoba dan membawa sajam demi menjaga ketertiban,” lanjutnya.
Dukungan pengelola menjadi salah satu unsur penting dalam menciptakan lingkungan tempat hiburan yang aman. Namun, pencegahan tidak berhenti pada imbauan.
Pengelola perlu memastikan aturan internal benar-benar diterapkan, sementara aparat harus menjaga konsistensi pengawasan dan melakukan tindakan sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran.
Ujian Berikutnya Ada pada Konsistensi
Operasi Bersinar BNNK Tulungagung kali ini memberikan satu fakta penting: sekitar 80 orang yang menjalani tes urine seluruhnya dinyatakan negatif.
Namun, keberhasilan pemberantasan narkotika tidak semata-mata diukur dari jumlah orang yang dinyatakan positif atau negatif dalam sebuah razia.
Lebih jauh, efektivitas operasi juga ditentukan oleh kemampuan aparat mencegah peredaran, mendeteksi potensi penyalahgunaan, serta memastikan pengawasan terus berjalan setelah operasi berakhir.
BNNK Tulungagung telah menyatakan akan kembali melakukan operasi dengan sasaran dan lokasi berbeda.
Artinya, hasil negatif dalam satu malam bukan akhir dari persoalan. Justru konsistensi pengawasan dan keberlanjutan operasi menjadi ujian berikutnya dalam upaya menjaga tempat hiburan malam agar tidak menjadi ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
Jurnalis: Pandhu














