
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DinkopUM) Kabupaten Tulungagung menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Kapasitas bagi Wirausaha Pemula di Warunk Salman, Desa Plosokandang, Kecamatan Kedungwaru, pada 15, 17, dan 18 Juni 2026.
Kegiatan tersebut menyasar generasi muda yang sedang merintis usaha dengan tujuan memperkuat kapasitas pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi persaingan usaha di era digital.
Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Tulungagung, Dr. Slamet Sunarto, M.Si., mengatakan sektor UMKM saat ini menjadi salah satu penggerak utama ekonomi daerah.
“Potensi UMKM di Tulungagung sangat besar. Mereka menjadi kekuatan ekonomi yang nyata karena mampu menjaga perputaran ekonomi daerah tetap berjalan,” ujarnya.

Berdasarkan data DinkopUM, saat ini terdapat 289.897 pelaku UMKM di Kabupaten Tulungagung. Sektor kuliner mendominasi sebesar 54,08 persen, disusul fesyen 26 persen, kriya atau kerajinan 13 persen, serta sektor ekonomi kreatif lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 35 peserta yang mayoritas berasal dari kalangan Generasi Z mendapatkan pembekalan terkait pengelolaan usaha, strategi pengembangan bisnis, hingga akses pembiayaan.
Selain itu, peserta juga memperoleh pendampingan pengurusan Nomor Induk Berusaha (NIB), Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT), serta Sertifikasi Halal.
Menurut Slamet, legalitas usaha menjadi salah satu faktor penting agar produk UMKM dapat menjangkau pasar yang lebih luas dan meningkatkan kepercayaan konsumen.
Ia juga mendorong pelaku usaha muda untuk memanfaatkan media sosial dan platform digital sebagai sarana pemasaran produk.
“Digitalisasi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar UMKM mampu bertahan dan berkembang,” katanya.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Tulungagung berharap lahir pengusaha muda yang adaptif, inovatif, dan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah.
Jurnalis : Pandhu













