

Agus Zaenal, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Jawa Timur.
BLITAR, HARIAN-NEWS.com — Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tancap gas memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan pada tahun 2026. Fokus utama diarahkan pada konektivitas jalur utama, khususnya Jalur Lintas Selatan (JLS) menuju destinasi wisata pantai di pesisir selatan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Blitar, Agus Zaenal, menegaskan bahwa pembangunan ini menjadi langkah strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.
“Untuk Kabupaten Blitar, kami fokuskan pembangunan jalan yang layak dari Jalur Lintas Selatan menuju destinasi pantai,” ujarnya saat ditemui jurnalis di kantornya, Jumat (17/04/2026).
Sejumlah proyek prioritas telah disiapkan, terutama pada ruas jalan menuju kawasan wisata pantai, di antaranya:
Rehabilitasi Jalan JLS – Pantai Pudak
Pemeliharaan Berkala Jalan JLS – Pantai Pasur
Rehabilitasi Jalan JLS – Tambakrejo
Selain jalur wisata, PUPR juga mempercepat perbaikan infrastruktur pada jalur penunjang ekonomi, termasuk jalur tambang, meliputi:
Rehabilitasi Jalan Candirejo – Sidorejo
Rehabilitasi Jalan Karangrejo – Sumberagung
Rehabilitasi Jalan Penataran – Candisewu
Pemeliharaan Berkala Jalan Kedawung – Sumberasri – Serang – Sumbersih sepanjang ±4,4 km
Tak hanya itu, peningkatan kualitas jalan melalui pembangunan beton juga menjadi prioritas, dengan target sekitar 30 titik jalan senilai Rp80 miliar.
Agus menjelaskan, seluruh kegiatan tersebut dijadwalkan mulai masuk tahap lelang pada Juni 2026 melalui LPSE, agar pengerjaan bisa segera berjalan.
“Kami upayakan seluruh proses mulai Juni sudah lelang, sehingga konektivitas dan aksesibilitas, termasuk jalur angkutan berat, bisa segera terwujud untuk mendukung pariwisata,” jelasnya.
Secara keseluruhan, anggaran perbaikan infrastruktur jalan utama mencapai sekitar Rp19 miliar, mencakup peningkatan kualitas jalan (hotmix), pelebaran, hingga pembangunan jembatan demi menunjang akses yang lebih aman dan nyaman.
Ia berharap, pembangunan infrastruktur yang terintegrasi ini mampu memperlancar arus wisata sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah selatan Blitar.
“Harapannya, ini tidak hanya memperbaiki akses, tapi juga benar-benar berdampak pada pertumbuhan ekonomi warga,” pungkasnya.
Jurnalis: Etok
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !