


TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Pemerintah Desa Kendal, Kecamatan Gondang, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba dengan menggelar Sosialisasi Bahaya Narkoba, Selasa (30/12/2025), di Balai Desa Kendal.
Kegiatan ini diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai unsur masyarakat, mulai dari RT/RW, Karang Taruna, BPD, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat, sebagai bentuk penguatan peran bersama dalam menjaga lingkungan desa dari ancaman narkotika.

Acara tersebut dihadiri jajaran Muspika Kecamatan Gondang, di antaranya Camat Gondang Endra Kusriawan, S.STP., M.Si, Kapolsek Gondang AKP Andik Prasetiyo, S.H., M.H, serta Danramil Gondang Kapten Permadi. Hadir pula Kepala Desa Kendal, Eko Alriyanto, S.E.
Sebagai narasumber utama, Suroso dari BNN Kabupaten Tulungagung memaparkan secara komprehensif mengenai jenis-jenis narkoba, dampak negatif bagi kesehatan dan sosial, serta strategi pencegahan yang dapat dilakukan mulai dari lingkungan keluarga hingga masyarakat desa.
Dalam sambutannya, Camat Gondang Endra Kusriawan S.STP, MP menegaskan bahwa peredaran narkoba merupakan ancaman serius yang harus dilawan secara kolektif.
Menurutnya, keterlibatan seluruh elemen desa menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai penyalahgunaan narkoba.
Sementara itu, Kapolsek Gondang AKP Andik Prasetiyo SH, MH menekankan pentingnya kewaspadaan dini dan sinergi antara masyarakat dengan aparat keamanan.
Ia mengajak warga untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di lingkungannya.
Sementara itu, Kepala Desa Kendal, Eko Alriyanto, S.E., menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dan dukungan dari Muspika serta BNN Tulungagung. Ia berharap sosialisasi ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, agar menjauhi narkoba.
“Pemerintah desa berkomitmen menjadikan Desa Kendal sebagai desa yang sehat, aman, dan bebas narkoba. Ini adalah tanggung jawab bersama,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan interaktif, ditutup dengan sesi diskusi serta tanya jawab antara peserta dan narasumber.
Jurnalis Tot
editor Arief Grungsing
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !