
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Tulungagung menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 H/2025 dengan penuh syukur dan kepedulian terhadap sesama. Bertempat di Kantor PCNU Tulungagung, Jalan kapiten Patimura II/9
Dusun Pacet,Desa Gedangsewu, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur.
Ketua Tanfidziah PCNU Tulungagung, KH. Bagus Ahmadi, menegaskan,
momentum Idul Fitri bukan hanya perayaan, tetapi juga bentuk rasa syukur setelah menjalankan ibadah Ramadhan.
“Kita merasa kehilangan Ramadhan, tetapi di saat yang sama, kita juga bersyukur telah diberikan kesempatan untuk menjalankan puasa dan berbagai ibadah lainnya. Malam ini, kita menyambut Idul Fitri dengan penuh kesyukuran, diawali dengan takbiran serta persiapan ibadah esok hari,” ujar KH. Bagus Ahmadi.
Menyambut Idul Fitri Sesuai Tuntunan Syariat
Dalam kesempatan tersebut, ia mengingatkan pentingnya merayakan Idul Fitri sesuai dengan tuntunan Al-Qur’an. “Allah berfirman dalam Al-Qur’an, ‘Walitukabbirullaha ‘ala ma
hadakum wa la’allakum tasykurun’ yang berarti hendaknya kita mengagungkan nama Allah setelah menjalani Ramadhan. Oleh karena itu, malam hari raya ini kita perbanyak takbir,
dzikir, dan bersyukur kepada Allah,” jelasnya.
Ia juga mengajak umat Islam untuk tidak melupakan kewajiban membayar zakat fitrah.
“Jangan lupa, malam ini dan besok pagi adalah waktu yang tepat untuk menunaikan zakat fitrah. Teman-teman di Lembaga Amil Zakat NU telah bekerja keras untuk memastikan zakat
ini tersalurkan kepada mereka yang berhak,” imbuhnya.
PCNU Fokus pada Pelayanan dan Kepedulian Sosial
Meski tidak mengadakan acara khusus, PCNU Tulungagung memastikan bahwa seluruh masjid, mushola, dan pondok pesantren di bawah naungannya menggelar takbiran serta
salat Id berjamaah. Selain itu, PCNU juga berperan dalam memastikan kelancaran arus mudik dengan mendirikan posko mudik di berbagai lokasi.
“Di MWC NU Gondang, kami menyiapkan rest area bagi para pemudik, menyediakan
layanan pijat, serta fasilitas tambal ban untuk memastikan perjalanan mereka lebih nyaman
dan aman,” ungkapnya.
Harapan PCNU: Idul Fitri yang Damai dan Bermakna
KH. Bagus Ahmadi juga menyoroti pentingnya merayakan Idul Fitri dengan kegiatan yang positif dan menjauhkan diri dari hal-hal yang membahayakan.
“Kita melihat banyak kejadian
yang kontraproduktif seperti insiden petasan yang membakar rumah dan melukai orang. Ini tentu harus kita hindari. Mari rayakan kemenangan ini dengan cara yang baik, memperbanyak takbir, silaturahmi, serta kegiatan yang membawa manfaat,” pesannya.
Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, PCNU Tulungagung berharap Idul Fitri kali ini menjadi momen untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan keimanan umat Islam. “Semoga lebaran ini membawa keberkahan bagi kita semua dan memperkuat nilai-nilai kebersamaan serta kepedulian sosial,” tutupnya.