

BLITAR, HARIAN NEWS.COM – – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Blitar melalui Badan Anggaran (Banggar) meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Kota Blitar untuk melakukan terobosan, inisiatif, dan inovasi guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Juru bicara Badan Anggaran DPRD Kota Blitar, Nuhan Eko Wahyudi, menyampaikan rekomendasi tersebut pada Rapat Paripurna yang digelar di Graha Paripurna DPRD, Kamis (20/6/2024,).
“”Kami minta OPD mampu melakukan terobosan untuk meningkatkan PAD,” katanya.Dalam kesempatan itu, Nuhan Eko Wahyudi membacakan laporan hasil pembahasan Badan Anggaran atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Blitar tahun anggaran 2023, salah satu rekomendasi itu yakni soal peningkatan PAD.
Lebih lanjut disampaikannya, dalam rangka peningkatan PAD dimasa mendatang, hal pokok yang perlu mendapat perhatian yakni penyesuaian komponen PAD, berasal dari pajak daerah dan retribusi daerah.
“Kedepan, pemerintah daerah harus mengoptimalkan perolehan PAD dan evaluasi kebijakan PAD tahun 2023 yang lalu dijadikan kebijakan peningkatan kinerja,” kata Nuhan Eko.
Nuhan juga menekankan pentingnya mengoptimalkan perolehan PAD dan mengevaluasi kebijakan PAD tahun 2023 untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah.
Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Kota Blitar Syahrul Alim itu dihadiri Wali Kota Blitar Santoso, Sekda Kota Blitar, Forkopimda, anggota DPRD Kota Blitar, sejumlah kepala OPD, asisten, staf ahli dan Camat.
Ada dua agenda yang dibahas dalam rapat paripurna itu, pertama, penetapan persetujuan bersama atas Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Blitar tahun anggaran 2023.
Kedua, penyampaian penjelasan Walikota Blitar terhadap Raperda tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) tahun 2025-2045.
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !