Pendidikan

YPLP-PT PGRI dan UBhi Dorong Pemkab Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset hingga Ekonomi Lokal

×

YPLP-PT PGRI dan UBhi Dorong Pemkab Tulungagung Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset hingga Ekonomi Lokal

Sebarkan artikel ini

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah di Kabupaten Tulungagung didorong tidak berhenti pada agenda seremonial. Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi (YPLP-PT) PGRI Tulungagung dan Universitas Bhinneka PGRI (UBhi) menawarkan kolaborasi yang lebih konkret, mulai dari peningkatan kualitas sumber daya manusia, riset, inovasi, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Komitmen tersebut mengemuka dalam kunjungan jajaran YPLP-PT PGRI Tulungagung dan UBhi kepada Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Tulungagung, H. Ahmad Baharudin, S.M., M.M., di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.

Rombongan dipimpin Ketua YPLP-PT PGRI Tulungagung, Drs. H. Luckman Sukadji, M.M., didampingi Sekretaris Drs. H. Djoko Edi Yuwono, M.M., serta jajaran pengurus yayasan. Hadir pula Rektor UBhi Dr. Dian Septi Nur Afifah, M.Pd., bersama Wakil Rektor I Dr. Maylita Hasyim, M.Si., Wakil Rektor II Dr. Fajar Hendra Utama, S.T., M.T., dan Wakil Rektor III Dr. Ajar Dirgantoro, M.Pd.

Pertemuan tersebut menjadi ruang strategis untuk memetakan peluang kerja sama yang relevan dengan kebutuhan pembangunan daerah. Perguruan tinggi dipandang tidak hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai mitra pemerintah dalam menghasilkan riset, inovasi, dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.

Salah satu fokus utama yang dibahas adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan pendidikan, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, serta penyediaan tenaga profesional yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Selain itu, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi sektor yang dinilai memiliki ruang kolaborasi besar. Hasil riset perguruan tinggi diharapkan tidak berhenti sebagai karya akademik, melainkan mampu menghasilkan rekomendasi kebijakan dan inovasi yang dapat diterapkan secara nyata.
Kerja sama juga diarahkan pada optimalisasi program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN), Pengenalan Lapangan Persekolahan (PLP), magang, praktik kerja lapangan, hingga penempatan mahasiswa di instansi pemerintah maupun sektor lain yang sesuai dengan kompetensi mereka.

Model tersebut diharapkan mampu mempertemukan kebutuhan pemerintah daerah dengan kapasitas akademik mahasiswa. Di satu sisi mahasiswa memperoleh pengalaman langsung di lapangan, sementara pemerintah dan masyarakat mendapatkan dukungan sumber daya intelektual dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan.

Kolaborasi juga berpotensi diperluas melalui pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun masyarakat umum.

Tidak hanya itu, inovasi, kewirausahaan, dan pemberdayaan ekonomi lokal turut menjadi perhatian. Perguruan tinggi dinilai memiliki sumber daya akademik yang dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi daerah, memperkuat kapasitas pelaku usaha, mendorong lahirnya wirausaha baru, serta menghasilkan inovasi yang bernilai ekonomi.

Rektor UBhi, Dr. Dian Septi Nur Afifah, M.Pd., mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh Bapak Plt. Bupati Tulungagung untuk bersilaturahmi. Kunjungan ini merupakan bentuk penghormatan sekaligus komitmen Universitas Bhinneka PGRI bersama YPLP-PT PGRI untuk memperkuat sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tulungagung,” ujarnya.

Menurut Dian, UBhi memiliki sumber daya akademik yang siap disinergikan dengan agenda pembangunan daerah.
“Kami siap mendukung pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas pendidikan, pengembangan kompetensi guru dan tenaga kependidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat yang relevan, program MBKM, pelatihan bagi ASN dan masyarakat, serta pengembangan inovasi dan kewirausahaan,” katanya.

Ia menegaskan, perguruan tinggi harus mampu hadir di tengah masyarakat dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi daerah.
“Universitas Bhinneka PGRI berkomitmen menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan kemajuan Kabupaten Tulungagung,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin menyambut positif rencana penguatan kerja sama tersebut.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam mendukung pembangunan melalui pendidikan, riset, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
“Kami menyambut baik kehadiran Ketua YPLP-PT PGRI beserta jajaran dan Ibu Rektor Universitas Bhinneka PGRI beserta para Wakil Rektor. Silaturahmi ini menjadi momentum yang sangat baik untuk memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi,” ujarnya.

Ia menegaskan Pemkab Tulungagung membuka ruang kerja sama yang luas selama program yang dijalankan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Kami berharap kolaborasi ini dapat diwujudkan secara konkret dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Tulungagung,” katanya.

Ke depan, Pemkab Tulungagung dan UBhi akan melakukan koordinasi teknis untuk memetakan program prioritas yang dapat segera dijalankan.

Rencana tersebut mencakup penyusunan program kerja, identifikasi kebutuhan pemerintah daerah, serta penyesuaian dengan kapasitas dan keunggulan akademik yang dimiliki UBhi.
Kerja sama formal juga berpeluang dituangkan dalam nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) yang tidak hanya menjadi payung administratif, tetapi juga diturunkan ke dalam program-program yang memiliki target, indikator keberhasilan, pelaksana, serta manfaat yang terukur.

Sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dinilai akan memiliki arti penting apabila mampu menghasilkan kebijakan, inovasi, dan program pemberdayaan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Tulungagung.

Jurnalis: Pandhu