

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Dunia pendidikan salah satu bidang yang paling terdampak akibat pandemi Covid-19, dan hal itu begitu terasa di lingkup dunia pendidikan Kabupaten Tulungagung.
Namun kondisi tersebut tidak menghalangi tetap berjalannya proses belajar mengajar antara guru dan siswa, apalagi sampai menurunkan kualitas pendidikan. Walaupun menggunakan pola pembelajaran jarak jauh atau online.
Dalam konteks proses belajar mengajar, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Haryo Dewanto Wicaksono, M.Pd, menyampaikan, pentingnya semangat belajar, sebagai pendorong semangat agar siswa terus belajar dalam segala kondisi. Keterbatasan tidak menjadi halangan, kreativitas menjadi kuncinya.
“Kami memastikan siswa dan pendidik tetap melangsungkan kegiatan belajar mengajar. Meskipun, sebagian besar menggunakan strategi belajar dari rumah,” kata Haryo Dewwanto Wicaksono yang akrab disapa dengan Pak Yoyok itu.
Tantangan kami saat ini adalah menjelang ujian akhir semester, bagaimana agar semuanya tetap berjalan dengan lancar dan suskses. Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga selalu melaksanakan pengembangan mutu pendidikan di Tulungagung melalui sinkronisasi program antar bidang yang ada di dinas pendidikan kabupaten.
Harapan kami, kata Haryo Dewanto Wicaksono,” Kepada seluruh bidang harus lebih monitoring satuan pendidikan utamanya dalam melaksanakan pendidikan jarak jauh atau online, selain itu kepada satuan pendidikan untuk selalu berkoordinasi dengan dinas pendidikan dengan melaporkan setiap kegiatan yang sudah dilakukan maupun yang belum dilakukan.”
Bicara pengembangan bakat dan minat anak, Haryo Dewanto mengakui, untuk masa pandemi sekarang Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga fokuskan pada bidang kesenian.
“Dimasa pendemi kita fokus pada kesenian, mau bagaimana lagi, anak didik belum masuk sekolah,” kata Haryo Dewanto Wicaksono di kantornya, Kamis (22/4/21).
Hasilnya, pada beberapa Festival Dalang dan Tari, anak-anak berhasil menyabet juara, seperti Dalang Pelajar Tahun 2021 dari Tingkat SD hingga SMP. (agp/red)
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !