TRENGGALEK, HARIAN-NEWS.com — Semangat dan antusiasme ratusan pelajar memadati Gedung Bhawarasa lantai 2, Minggu (10/5/2026), dalam gelaran Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) Catur Trenggalek 2026.
Ajang bergengsi tingkat pelajar ini resmi dibuka oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Trenggalek, Arief Setiawan.

Dalam sambutannya, Arief Setiawan menegaskan bahwa Kejurkab Catur bukan sekadar ajang kompetisi mencari juara, melainkan wadah strategis untuk menjaring bibit-bibit unggul yang memiliki kecerdasan berpikir, mental disiplin, serta menjunjung tinggi nilai kejujuran dan sportivitas.
“Setiap langkah di papan catur harus menjadi cerminan integritas dan ketajaman strategi. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian dengan tetap menjunjung sportivitas,” pesannya di hadapan para peserta.
Kejuaraan ini diikuti pelajar dari berbagai jenjang pendidikan, mulai SD/MI, SMP/MTS hingga SMA/MA se-Kabupaten Trenggalek. Kategori pertandingan dibagi menjadi beberapa kelompok, yakni SD kelas 1–3, SD kelas 4–6, serta SMP/SMA putra dan putri.
Tak hanya itu, panitia juga menggelar pertandingan eksebisi khusus TK/RA yang disambut meriah. Seluruh peserta kategori tersebut mendapatkan piala dan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi dan motivasi sejak usia dini.
Total hadiah yang diperebutkan mencapai Rp3 juta. Juara 1 hingga 3 memperoleh piala, piagam, dan uang pembinaan.
Sementara juara harapan hingga peringkat 7–10 tetap mendapatkan piagam penghargaan. Seluruh piagam ditandatangani langsung oleh Kepala Dispora, KONI, dan Percasi Trenggalek, menambah nilai prestise bagi para peserta.
Untuk menjaga ketertiban dan profesionalitas pertandingan, peserta diwajibkan berpakaian rapi, sopan, mengenakan sepatu, serta membawa perlengkapan catur masing-masing. Sistem pertandingan menggunakan Swiss System dengan waktu berpikir 15 menit ditambah increment 2 detik setiap langkah.
Pendaftaran dinyatakan sah setelah peserta mengirim bukti transfer biaya pendaftaran sebesar Rp35 ribu ke rekening resmi panitia. Sedangkan keputusan wasit bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
Lebih dari sekadar perebutan gelar juara, Kejurkab Catur Trenggalek 2026 menjadi ruang pembelajaran karakter bagi generasi muda, terutama dalam menanamkan nilai disiplin, kejujuran, dan sportivitas.
Dengan dukungan penuh dari Dispora, KONI, dan Percasi Trenggalek, ajang ini diharapkan mampu melahirkan generasi emas pecatur Trenggalek yang siap bersaing di tingkat nasional.
Jurnalis : Nang













