

In House Training di gelar SMK Negeri 1 Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur.

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com– In House Training adalah kegiatan sekolah sebagai persiapan guru menghadapi tahun ajaran baru di era new normal.
Pandemi Covid- 19 tampaknya tidak membuat keluarga besar SMKN 1 Rejotangan berhenti berinovasi.
Tantangan era new normal tampaknya siap dihadapi sekolah tersebut. Wujud nyata kesiapan sekolah tersebut adalah dilaksanakannya In House Training (IHT) dengan penyusunan perangkat dan pengembangan model pembelajaran di masa transisi new normal.
Acara tersebut dilaksanakan selama empat (4) hari pada tanggal 17,18, 24 dan 25 Juli 2020 di aula SMKN 1 Rejotangan.
Peserta IHT tersebut adalah semua guru dan tenaga pendidik di SMKN 1 Rejotangan dengan jumlah 126 orang.
Kepala SMK Negeri 1 Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, Masrur Hanafi mengatakan, IHT diadakan dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar maupun dalam administrasi.
“ Pada kegiatan ini disampaikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) dan materi tentang pembuatan laporan tahunan, bulanan dan harian,” katanya, Jumat (24/7/2020).
Selain itu, dikatakannya bahwa kegiatan ini sebagai evaluasi untuk meningkatkan Proses Belajar Mengajar (PBM) dan layanan pada siswa.

Semua peserta tampak serius menyimak berbagai materi yang disampaikan oleh para praktisi pendidikan yang memang sengaja didatangkan pihak sekolah.
Beberapa peserta tampak menyambut baik acara ini. “ Iya mas dengan acara ini kan kita sebagai pendidik dapat menjalakan tugas di masa new normal dengan maksimal, disini kita juga bisa memperoleh berbagai ilmu baru tentang pendidikan yang sebelumnya belum pernah didapatkan.”
Sementara itu, Waka Managemen Mutu Saiful Huda, mengatakan, di masa new normal tetap maksimal dalam melayani pada warga sekolah (siswa). Untuk guru kita sajikan In House Training ini. Nantinya untuk siswa akan ada berkunjung ke sekolah dengan menerapkan protokol kesehatan.
Progam ini sudah sesuai instruksi kementerian pendidikan, “ Kita hanya berusaha menjemput bola, tidak mungkin kita hanya menunggu dan menunggu sebab SMK ini harus semakin maju, “ kata Saiful Huda.
Waka Kurikulum Rohadi Makmur manambahkan dengan in house traning ini diharapkan nantinya pembelajaran di masa new normal dapat maksimal, sebab tantangan kita cukup besar karena 800 lebih menjadi tanggung jawab kita untuk tahun ini. (tim/red)
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !