
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Bahlil Mini Soccer Zona 3 resmi memasuki tahapan persiapan. Sebanyak 16 tim pelajar dari Tulungagung, Trenggalek, Kabupaten Blitar, dan Kota Blitar siap bersaing dalam turnamen yang digelar DPD I Partai Golkar Jawa Timur tersebut.
Technical Meeting (TM) Bahlil Mini Soccer Zona 3 berlangsung di Kantor DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung, Jalan MT Haryono, Desa Kedungwaru, Selasa (1/9/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung Jairi Irawan, S.Hum., M.Kp., perwakilan DPD I Partai Golkar Jawa Timur sekaligus Koordinator Zona 3 Cici Esti Nalurani, perwakilan DPD II Partai Golkar Trenggalek dan Blitar, serta jajaran direksi Jawa Pos Radar Tulungagung.
Suasana technical meeting berlangsung meriah. Perwakilan masing-masing tim secara bergantian mengambil bola undian untuk menentukan drawing pertandingan. Ratusan pelajar dan perwakilan suporter turut hadir memberikan dukungan.
Dari Tulungagung, enam tim ambil bagian, yakni SMAN 1 Karangrejo, SMAN 1 Kauman, SMKN 3 Boyolangu, SMAN 1 Gondang, SMAN 1 Kedungwaru, dan SMKN 1 Tulungagung.
Sementara Trenggalek mengirim empat tim, yaitu SMAN 1 Durenan, SMAN 1 Trenggalek, SMAN 2 Trenggalek, dan MAN 1 Trenggalek.
Sedangkan Kabupaten dan Kota Blitar diwakili enam tim, yakni MAN Kota Blitar, SMKN 1 Nglegok, MAN 3 Blitar, SMAN 4 Blitar, SMAN 1 Blitar, dan SMAN 3 Blitar.

Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Tulungagung, Jairi Irawan, mengatakan turnamen tersebut tidak sekadar menjadi ajang perebutan juara. Kompetisi ini diharapkan menjadi ruang bagi pelajar untuk menguji kemampuan setelah selama ini rutin menjalani latihan.
“Mereka setiap hari berlatih. Setidaknya harus ada event-event tertentu yang bisa mengasah kemampuan mereka. Setelah latihan, tentu harus ada pertandingan,” ujar Jairi.
Menurutnya, kompetisi sangat penting bagi perkembangan atlet muda. Melalui pertandingan, kemampuan pemain dapat diukur sekaligus menjadi pengalaman untuk meningkatkan mental bertanding.
Jairi juga menilai olahraga dapat menjadi sarana positif untuk mengarahkan energi generasi muda.
“Kalau anak-anak muda tidak disibukkan dengan hal-hal positif, dikhawatirkan mereka akan terjerumus pada hal negatif. Karena itu, event seperti ini perlu dilakukan secara intensif,” katanya.
Ia membuka peluang agar kegiatan serupa tidak hanya berhenti pada mini soccer. Cabang olahraga lain yang banyak digemari generasi muda, termasuk pencak silat, juga dinilai dapat dikembangkan.
Dekatkan Golkar dengan Generasi Muda
Di balik kompetisi olahraga tersebut, terdapat pesan lain yang ingin dibangun Partai Golkar, yakni memperkuat kedekatan dengan generasi muda.
Jairi menyampaikan bahwa kegiatan olahraga menjadi salah satu cara partai mendekatkan diri kepada konstituen, khususnya kalangan anak muda.
“Partai Golkar ingin mendekatkan diri kepada konstituen, terutama anak-anak muda. Masa depan partai ini juga ada di tangan anak-anak muda,” ujarnya.
Pendekatan melalui olahraga dinilai lebih cair dibandingkan komunikasi politik formal. Lapangan hijau menjadi ruang pertemuan antara partai, pelajar, komunitas, dan masyarakat dengan suasana yang lebih santai.
Jairi juga mengingatkan generasi muda agar tidak apatis terhadap politik. Menurutnya, politik pada dasarnya bersifat netral dan dampaknya bergantung pada bagaimana politik digunakan.
Ia berharap dari generasi muda yang mengikuti berbagai kegiatan tersebut nantinya muncul calon-calon pemimpin, anggota legislatif maupun kepala daerah.
Sementara itu, Koordinator Zona 3 Cici Esti Nalurani meminta seluruh peserta menjadikan turnamen sebagai ajang bersenang-senang sekaligus mempererat persahabatan.
“Kita di sini untuk having fun,” kata Cici.
Ia mengingatkan pemain agar tidak menjadikan pertandingan sebagai arena permusuhan. Persaingan cukup berlangsung di lapangan dan tetap berada dalam koridor sportivitas.
“Jangan merusak dengan pencak silat,” ujarnya dengan nada bercanda.

Pesan sportivitas juga ditujukan kepada para suporter. Dukungan dari tribun diharapkan menjadi energi positif dan tidak berubah menjadi provokasi yang dapat memicu konflik antarkelompok.
Bahlil Mini Soccer Zona 3 selanjutnya akan mempertemukan tim-tim pelajar dari empat wilayah tersebut. Tim terbaik akan memperoleh kesempatan melaju ke tingkat Provinsi Jawa Timur.
Secara keseluruhan, turnamen Bahlil Mini Soccer Asyik Menuju Puncak digelar dalam 11 zona di Jawa Timur dan melibatkan 176 tim pelajar. Babak final dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada 18–19 Oktober 2026, bertepatan dengan rangkaian HUT ke-62 Partai Golkar.
Bagi para peserta Zona 3, kompetisi ini bukan hanya tentang mengejar kemenangan. Lapangan hijau menjadi ruang untuk mengasah kemampuan, membangun sportivitas, memperluas persahabatan, sekaligus membuka peluang lahirnya talenta-talenta muda baru dari Tulungagung, Trenggalek, dan Blitar.
Jurnalis: Pandhu













