
TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tulungagung memperkuat kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) melalui Turnamen Bulu Tangkis HKN Cup 2026. Kegiatan yang digelar di GOR Plosokuning, Kecamatan Kedungwaru, Minggu (1/11/2026), itu melibatkan tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2026 bertema “Sehat untuk Semua”. Selain mendorong kebugaran, kegiatan ini ditujukan untuk mempererat hubungan antar fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus membangun keteladanan tenaga kesehatan dalam menerapkan pola hidup sehat.
Kepala Dinkes Kabupaten Tulungagung, Dr. Desi Lusiana Wardhani, S.KM., M.Kes., mengatakan peserta kegiatan terdiri atas tenaga kesehatan dan tenaga nonmedis dari berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut Desi, penerapan budaya hidup sehat tidak cukup hanya disampaikan melalui imbauan kepada masyarakat. Tenaga kesehatan juga perlu memberikan contoh nyata melalui kebiasaan berolahraga dan menjaga kebugaran.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa Germas bukan sekadar slogan. Tenaga kesehatan juga harus menjadi contoh dalam menerapkan pola hidup sehat,” ujarnya.
HKN Cup 2026 diikuti perwakilan dari 13 rumah sakit dan 32 puskesmas. Sejumlah klinik swasta juga berpartisipasi dengan membentuk tim secara mandiri.
Panitia menyelenggarakan pertandingan dalam tiga kategori, yakni beregu antarfasilitas kesehatan yang diikuti 18 tim, ganda pertama sebanyak 22 pasangan atau 44 peserta, serta ganda kedua dengan 10 pasangan atau 20 peserta.
Desi menilai keterlibatan berbagai fasilitas kesehatan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat kebersamaan di luar rutinitas pelayanan. Hubungan dan koordinasi yang baik antartenaga kesehatan dinilai turut mendukung upaya peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Komitmen membudayakan olahraga juga diterapkan di lingkungan internal Dinkes Tulungagung. Para pegawai membiasakan bermain bulu tangkis setiap Sabtu sebagai bagian dari aktivitas rutin untuk menjaga kebugaran.
Ketua Panitia HKN Cup 2026, Mamik Hidayah, menjelaskan turnamen bulu tangkis merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan HKN tahun ini.
Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan Lomba Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Setiap kecamatan mengirimkan satu posyandu sebagai perwakilan untuk menampilkan inovasi dan kualitas pelayanan kesehatan.
Agenda berikutnya adalah Lomba Merangkai Ecobrick yang dijadwalkan berlangsung pada 6 November 2026. Kegiatan ini mengajak peserta mengolah sampah plastik, seperti kemasan makanan dan bungkus mi instan, menjadi barang yang memiliki nilai guna.
Sampah plastik tersebut dimasukkan ke dalam botol hingga padat, kemudian dirangkai menjadi produk fungsional, seperti meja dan kursi.
Panitia juga menjadwalkan Kampanye Germas pada pertengahan November di kawasan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Perwakilan puskesmas dan rumah sakit akan mengikuti pawai sekaligus menyampaikan edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Materi kampanye mencakup pentingnya konsumsi makanan bergizi, pencegahan stunting, serta peningkatan kesadaran terhadap imunisasi.
Mamik berharap rangkaian peringatan HKN 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat menuju pola hidup yang lebih sehat.
Upaya tersebut diharapkan berlanjut melalui kebiasaan berolahraga, menjaga asupan gizi, dan meningkatkan kesadaran untuk melakukan pencegahan penyakit.
Jurnalis: Pandhu













