OlahragaPolitik

Fun Walk Bulan Bung Karno Meriah, Lautan Manusia Padati DPC PDI Perjuangan Tulungagung

×

Fun Walk Bulan Bung Karno Meriah, Lautan Manusia Padati DPC PDI Perjuangan Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Erma Susanti Ketua DPC PDI Perjuangan Tulungagung, Jawa Timur angkat bendera Start Fun Walk, Minggu (22/6/2026).

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Ribuan warga memadati kawasan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Minggu (21/6/2026), dalam kegiatan Fun Walk memperingati Bulan Bung Karno sekaligus Hari Ulang Tahun ke-53 PDI Perjuangan.

Sejak pagi hari, lokasi acara berubah menjadi lautan manusia yang datang tidak hanya untuk mengikuti jalan sehat dan berburu hadiah, tetapi juga merasakan semangat kebangsaan, kesehatan, serta kepedulian sosial yang diusung dalam peringatan tersebut.

Kegiatan mengusung tema “Satyam Eva Jayate – Di Sanalah Aku Berdiri, Untuk Selama-lamanya” dan diikuti kader partai, simpatisan, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum dari berbagai wilayah.

Sejak pukul 06.00 WIB, peserta telah memenuhi area start dan finis di halaman Kantor DPC PDI Perjuangan Tulungagung. Beragam rangkaian kegiatan digelar mulai dari senam bersama, pemeriksaan kesehatan gratis, jalan sehat, hingga hiburan rakyat.


Di tengah antusiasme peserta, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung, Erma Susanti, menegaskan bahwa Bulan Bung Karno bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan momentum menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Proklamator Republik Indonesia, Ir. Soekarno.
“Bulan Juni memiliki makna besar dalam perjalanan bangsa. Di bulan ini lahir Pancasila, lahir Bung Karno, dan pada bulan ini pula bangsa Indonesia mengenang wafatnya beliau. Nilai-nilai perjuangan itulah yang harus terus hidup dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Erma di hadapan ribuan
peserta.

Menurutnya, semangat perjuangan tidak cukup diwujudkan melalui slogan atau pidato, melainkan harus diterjemahkan ke dalam aksi nyata yang memberi manfaat langsung kepada masyarakat.

Karena itu, peringatan Bulan Bung Karno tahun ini dikemas melalui kegiatan yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, seperti olahraga bersama dan layanan kesehatan gratis. Langkah tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang sehat, produktif, serta memiliki kesadaran kolektif menjaga kualitas hidup.

Erma juga mengajak masyarakat membangun budaya hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin.
“Kalau masyarakat sehat, produktivitas meningkat, biaya kesehatan dapat ditekan, dan kualitas hidup masyarakat juga akan semakin baik,” katanya.

Pesan yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut tidak berhenti pada isu kesehatan. Di sela kegiatan, ribuan peserta juga tampak menikmati telur rebus bersama. Di balik kegiatan sederhana itu tersimpan pesan ekonomi yang kuat.

Erma menjelaskan, konsumsi telur bersama merupakan bentuk dukungan kepada peternak telur lokal yang saat ini menghadapi tantangan akibat tingginya biaya produksi dan fluktuasi harga di pasaran.

Sebagai salah satu daerah penghasil telur terbesar di Jawa Timur, Tulungagung dinilai memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Karena itu, keberlangsungan peternak rakyat perlu mendapat perhatian bersama.
“Kita ingin masyarakat memahami bahwa membeli dan mengkonsumsi produk lokal juga merupakan bentuk gotong royong ekonomi. Ketika peternak sedang menghadapi kesulitan, kita harus hadir memberikan dukungan,” ujarnya.

Sambutan Erma Susanto

Pesan tersebut sejalan dengan gagasan Trisakti Bung Karno yang menempatkan kemandirian ekonomi sebagai salah satu pilar penting pembangunan bangsa.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Panitia sebelumnya menyiapkan sekitar 3.000 kupon peserta, namun jumlah warga yang hadir disebut melampaui perkiraan.

Meski cuaca semakin terik menjelang siang, semangat peserta tidak surut. Sebagian peserta tetap bertahan menunggu pembagian doorprize yang menjadi agenda paling dinanti.

Berbagai hadiah disiapkan panitia, mulai dari sepeda listrik, televisi LED, kulkas, dispenser, kompor gas, kipas angin, hingga hadiah hiburan lainnya.
Di balik kemeriahan Fun Walk tersebut, tersimpan pesan lebih besar tentang pentingnya menghadirkan kedekatan antara partai politik dan masyarakat melalui kegiatan yang memberi manfaat nyata.

Peringatan Bulan Bung Karno kali ini menjadi gambaran bahwa penghormatan terhadap sejarah tidak hanya diwujudkan melalui seremoni, tetapi juga dengan menghadirkan nilai-nilai perjuangan di
tengah kehidupan masyarakat melalui olahraga, pelayanan kesehatan, dan dukungan terhadap ekonomi kerakyatan.

Di penghujung acara, pekikan “Merdeka!” menggema dari ribuan peserta, menjadi penanda bahwa semangat perjuangan dan gotong royong warisan Bung Karno masih hidup di tengah masyarakat Tulungagung.

Jurnalis: Pandhu

Fun Walk Bulan Bung Karno Meriah, Lautan Manusia Padati DPC PDI Perjuangan Tulungagun