


TRENGGALEK, HARIAN-NEWS.com – Rabu (4/3/2026). Penanganan longsor di KM 16 Jalan Nasional Trenggalek–Ponorogo terus dilakukan tim SAR gabungan. Sejak Selasa (3/3/2026) pukul 17.30 WIB, akses utama penghubung dua daerah itu tertutup total akibat material tanah dan batu yang menutup badan jalan.
Satu unit alat berat telah disiagakan di lokasi untuk mempercepat proses pembersihan. Namun sebelum pengerukan dimulai, tim melakukan asesmen menyeluruh menggunakan drone guna memantau kondisi tebing dan mengantisipasi potensi longsor susulan.
Langkah ini ditempuh sebagai ikhtiar menjaga keselamatan personel di lapangan. Bagi tim gabungan, kehati-hatian bukan sekadar prosedur teknis, tetapi bagian dari tanggung jawab moral dalam menjaga nyawa dan keselamatan sesama.
Upaya percepatan terus dikebut agar jalur vital Trenggalek–Ponorogo kembali normal dan roda perekonomian masyarakat tidak terhambat lebih lama.
“Kami mohon maaf atas terganggunya perjalanan Anda. Tim di lapangan bekerja maksimal agar jalur ini bisa segera dibuka kembali,” ujar salah satu petugas.
Bencana alam menjadi pengingat bahwa manusia wajib bersiap, bersabar, dan saling menguatkan. Di tengah ujian, gotong royong dan ikhtiar kolektif menjadi cahaya harapan agar akses penghubung antarwilayah ini segera pulih dan masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman.
Jurnalis Nanang NK,/Rif
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !