

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Tulungagung menargetkan penciptaan minimal 5.000 lapangan kerja pada 2026 sebagai bagian dari percepatan pertumbuhan ekonomi daerah.
Ketua Umum KADIN Tulungagung, Rifqi Firmansyah, Jumat (13/2/2026), menegaskan perlambatan ekonomi tidak bisa dihadapi dengan pola lama.
Menurutnya, perubahan harus dimulai dari fondasi pola pikir generasi muda.
“Kalau cara berpikirnya tetap sama, hasilnya juga akan sama. Kita harus berani mengubah fondasi,” ujarnya.
KADIN menginisiasi sosialisasi kewirausahaan ke sekolah-sekolah dengan metode jemput bola. Program ini bertujuan mendorong lahirnya pencipta kerja baru, bukan sekadar pencari kerja.
Selain pendidikan, sektor pangan dipilih sebagai tumpuan utama penciptaan lapangan kerja.
Sektor ini dinilai relatif tahan terhadap gejolak ekonomi dan memiliki rantai nilai panjang dari produksi hingga distribusi. Dalam lima tahun ke depan, KADIN memproyeksikan potensi penyerapan hingga 100.000 tenaga kerja jika kolaborasi lintas sektor berjalan efektif.
KADIN juga mendorong pembentukan kawasan industri terpadu guna menarik investasi. Pasca-Hari Raya, organisasi tersebut berencana memetakan lokasi potensial bersama pemerintah daerah.
“Tanpa kepastian lahan, perizinan yang sederhana, dan infrastruktur memadai, investor akan berpikir ulang,” tegas Rifqi.
Sorotan lain diarahkan pada pola serapan APBD yang dinilai lambat di awal tahun.
Menurut Rifqi, percepatan realisasi belanja pemerintah penting untuk menjaga perputaran ekonomi dan daya beli masyarakat.
Di sisi lain, desa dipandang sebagai episentrum pertumbuhan baru. Pemberdayaan ekonomi desa dinilai mampu mendorong perputaran uang secara signifikan jika dikelola transparan dan profesional.
KADIN Tulungagung menegaskan komitmennya menjadi katalis perubahan ekonomi daerah. Target penciptaan lapangan kerja dan pembangunan kawasan industri diharapkan terealisasi melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat.
Jurnalis: Pandhu/Rif
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !