160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Citos Indonesia dan Sejumlah Tokoh Dukung Mbak Tutut Pimpin Golkar Gantikan Bahlil

JAKARTA, HARIAN-NEWS.com – Partai Golkar kini tengah menghadapi tantangan serius. Selain harus meningkatkan elektabilitas menjelang Pemilu 2029, partai berlambang pohon beringin itu juga dituntut segera menyudahi konflik internal demi menjaga soliditas kader.

Di tengah dinamika tersebut, muncul dorongan agar Siti Hardiyanti Rukmana atau Mbak Tutut, putri sulung Presiden ke-2 RI Soeharto, menakhodai Partai Golkar menggantikan Bahlil Lahadalia. Dorongan itu dinilai sebagai jalan untuk meredakan konflik internal sekaligus mengonsolidasikan kekuatan partai menuju Pemilu 2029.

Salah satu dukungan datang dari Ormas Citos Indonesia (Cinta Soeharto Sejati). Ketua Umum Citos Indonesia, Gus Huda, menyatakan pihaknya siap mendukung penuh Mbak Tutut sebagai calon Ketua Umum Partai Golkar.
“Partai Golkar membutuhkan pemimpin yang memiliki strong leadership. Mbak Tutut punya pengalaman politik panjang dan mampu membawa Golkar lebih baik menghadapi Pemilu 2029,” ujar Gus Huda di Jakarta, Sabtu (23/8/2025).

Menurutnya, ada beberapa kriteria penting yang harus dimiliki pemimpin Golkar saat ini, yakni kemampuan mengambil keputusan strategis, mengelola konflik, menjaga solidaritas kader, serta merumuskan strategi pemenangan. “Semua itu ada pada diri Mbak Tutut,” tegasnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Senada, Sekretaris Jenderal Citos Indonesia, Dr. Wahyu Widi Sasongko, menilai Mbak Tutut adalah sosok pemimpin ideal. “Jika Mbak Tutut memimpin Golkar, Citos Indonesia akan mendukung penuh. Beliau punya kemampuan mengambil keputusan, mengelola konflik, dan mengembangkan strategi. Kami yakin Golkar bisa lebih dipercaya masyarakat dan menang di Pemilu 2029,” katanya.

Dukungan juga datang dari mantan pengurus Golkar sekaligus Tokoh Pemuda Jawa Timur, Charles Edward Tumbel.

Ia menilai Mbak Tutut merupakan figur yang layak menakhodai Golkar karena darah biru dan pengalaman politiknya.
“Mbak Tutut cocok menjadi nahkoda Golkar. Selain pengalaman luas, beliau juga putri tertua Presiden Soeharto yang sangat identik dengan partai ini. Aneh jika justru beliau tidak memimpin partai yang didirikan ayahandanya sendiri,” ungkap Charles, Minggu (24/8/2025).

750 x 100 AD PLACEMENT

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !