160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Gempar Persona Anime: Yura, Belia yang Merajut Jati Diri dalam Balutan Cosplay

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Di usia belasan, tepatnya 15 tahun, Yura, seorang siswi SMP asal Kabupaten Blitar, menyentak perhatian khalayak ramai. Bukan dengan prestasi akademik konvensional, melainkan melalui lensa hobinya yang unik dan menginspirasi: cosplay.

Bak tunas muda yang bersemi di tengah beton, Yura menunjukkan dedikasi dan kobaran semangat dalam mengekspresikan benih-benih dirinya lewat seni peran karakter-karakter ikonis dari jagat anime dan layar lebar.

Di sela riuh rendah sebuah gelaran cosplay Jejepangan di Tulungagung, Yura berbagi cerita tentang muasal ketertarikannya pada dunia metamorfosis karakter ini.

Rupanya, layar perak film animasi Jepang bertajuk “Suzume” menjadi katalisatornya. “Waktu itu kan ada film Suzume, nah itu sih yang pertama kali bikin saya pengen cosplay. Gara-gara nonton itu, saya jadi tertarik sama karya-karya cosplay,” ungkapnya dengan mata berbinar.

750 x 100 AD PLACEMENT

Lebih dari sekadar pengisi waktu luang, Yura menuturkan bahwa karakter Suzume menyimpan resonansi mendalam dalam dirinya. Di mata Yura, Suzume adalah representasi sosok yang tangguh namun menyimpan kerapuhan emosi seorang gadis belia. “Dia itu membantu, tapi kadang masih labil dan kurang memperhatikan temannya. Mungkin karena dia masih gadis, jadi lebih mentingin cowok yang baru dikenal. Tapi justru di situ aku merasa relate dan ingin membawakan karakternya,” jelasnya, seolah melihat cermin dalam diri karakter fiksi itu.

Bagi Yura, cosplay bukan sekadar balutan kostum dan polesan make-up, melainkan kanvas untuk melukis ekspresi diri dan menumbuhkan rasa percaya diri yang sempat terpendam.
“Dengan make up dan memakai kostum karakter anime, rasanya seperti bertransformasi menjadi karakter itu. Jadi lebih pede, karena kita bisa memproyeksikan sisi lain dari diri kita melalui karakter lain,” paparnya dengan keyakinan yang terpancar.

Kendati demikian, tak semua mata memandang cosplay dengan kacamata positif.

Foto Yura (15) asal Blitar di Festival Jejepangan Tulungagung 2025

Yura tak menampik bahwa cibiran dan stigma negatif acap kali menghampirinya. Namun, bak karang yang kokoh diterjang ombak, ia memilih untuk bersikap abai. “Cuek aja sih. Ini kan uang-uang kita, hidup-hidup kita. Hidup cuma sekali, jadi nikmatin aja,” cetusnya dengan nada santai namun penuh pendirian.

750 x 100 AD PLACEMENT

Dalam perjalanannya menapaki dunia cosplay, Yura menemukan kompas inspirasi pada sosok Anizu Chie, seorang cosplayer yang namanya berkilau di jagat media sosial.
“Dia tuh keren banget, jadi inspirasi buat saya,” ujarnya dengan nada kagum.

Tak sekadar menjadi oase pelarian dari rutinitas yang mengikat, cosplay juga menjelma menjadi katarsis positif bagi Yura ketika badai masalah menerpa. “Kadang kalau di rumah ada masalah atau bikin nggak nyaman, saya bisa lari ke event cosplay. Itu jadi tempat saya healing dan merasa lebih bebas,” tuturnya, seolah menemukan ruang aman dalam dunia peran.

Beruntung, Yura tak sendiri dalam mengarungi hobi ini. Dukungan tulus dari keluarga dan lingkaran terdekat menjadi jangkar yang menguatkannya. “Mereka biasa aja sih, malah supportive,” ujarnya seraya mengembangkan senyum tulus.

Sebagai bukti nyata dedikasinya, Yura kini dengan bangga mampu merias wajahnya sendiri dan membangun galeri digital di Instagram yang telah dihuni lebih dari seribu pengikut setia. “Awalnya dari ratusan, sekarang sudah seribuan followers. Terima kasih buat semua yang support,” ucapnya dengan luapan antusiasme.

750 x 100 AD PLACEMENT

Sebagai penutup, Yura menitipkan pesan bagi para remaja yang menyimpan hasrat untuk menyelami dunia cosplay namun masih dibayangi keraguan dan rasa rendah diri.
“Jangan peduliin omongan orang, pede aja. Terus perbanyak skill di make up, dan pakai kostum serta wig yang proper,” pungkasnya dengan nada menyemangati.

Yura, dengan apiknya memerankan karakter Sheele, menjelma menjadi representasi gemilang generasi muda yang tak hanya kreatif namun juga berani mengibarkan bendera ekspresi diri.

Ia membuktikan bahwa di balik kostum dan riasan, cosplay mampu menjadi jembatan untuk menemukan kepercayaan diri, merajut komunitas, dan bahkan mengukir jati diri yang sesungguhnya.

Jurnalis: Pandhu.

Editor : Tanu Metir

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !