
Malang – Komunitas kreator lokal asal Malang kembali menarik perhatian dengan hadirnya serial komedi yang mengangkat cerita kehidupan ibu-ibu di kampung.
Serial ini menampilkan karakter utama Bu RT yang dikenal judes tapi tetap menyenangkan. Berkat konsepnya yang segar dan dekat dengan kehidupan sehari-hari, serial ini berhasil menghibur banyak orang.
Bu RT diperankan oleh Mubarak Said Al Jaidi, sementara Mak Edah dimainkan oleh Tri Sutrisno. Tokoh lainnya seperti Pak RT dibawakan oleh Pak Wer, sementara Bu Ana dan Bu Nunuk diperankan oleh nama yang sama dengan karakternya. Kehadiran mereka menciptakan dinamika unik yang menjadikan cerita semakin hidup.
“Kami ingin memberikan tontonan yang dekat dengan keseharian masyarakat, terutama ibu-ibu yang selalu punya cerita menarik di lingkungannya,” ujar Mubarak Said Al Jaidi saat diwawancarai mengenai perannya sebagai Bu RT, Minggu (16/2).
Proses syuting berlangsung di Pakis, memberikan sentuhan autentik dalam setiap episodenya. Dengan skenario yang dirancang untuk tetap menjaga kualitas cerita, serial ini terus berusaha memberikan pengalaman menonton yang berkesan bagi penontonnya.
“Kami berusaha menjaga agar cerita tetap menarik dan tidak kehilangan esensi budaya kampung yang kental. Respons penonton sangat positif, ini menjadi semangat bagi kami untuk terus berkarya,” terang Tri Sutrisno yang berperan sebagai Mak Edah.
Antusiasme penonton yang tinggi juga menyulut grup komedi ini untuk membuat Bu RT Judes Movie. Rencananya, akan ada film yang mengisahkan awal mula perjalanan Bu RT dan komunitasnya.
“Film ini nantinya akan mengungkap bagaimana karakter-karakter ini terbentuk, serta konflik-konflik awal yang menarik untuk diikuti,” pungkasnya.