160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

Ulur-Ulur Telaga Buret, Untaian Syukur Membasuh Bumi Tulungagung di Jumat Legi

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Gemuruh komitmen Pemerintah Kabupaten Tulungagung kembali membahana, mendeklarasikan dukungan tak lekang untuk melestarikan warisan budaya luhur. Kali ini, panggung kehormatan tertuju pada Telaga Buret di Desa Sawo, Kecamatan Campurdarat, yang pada Jumat (9/5/2025) khidmat menggelar upacara adat tradisi Ulur-ulur.

Foto : Gatut Sunu Wibowo, SE., ME., Bupati Tulungagung, sambutan budaya di Ulur-Ulur Telaga Buret, Sawo, Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur, Jumat (9/5/2025)

Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, dalam orasi budayanya menyampaikan bahwa Ulur-ulur bukan sekadar ritual usang, melainkan manifestasi syukur mendalam masyarakat kepada Sang Pencipta. Anugerah air tak pernah surut dari Telaga Buret menjadi denyut nadi kehidupan pertanian di sekitarnya.

“Tradisi ini adalah intan kearifan lokal, memancarkan nilai spiritual dan sosial yang tak ternilai harganya. Melestarikannya adalah amanah yang diemban pundak kita bersama,” seru Bupati Sunu di hadapan ratusan pasang mata yang hadir, laksana saksi bisu kekuatan tradisi.

750 x 100 AD PLACEMENT

Lebih jauh, Bupati Sunu mengukuhkan bahwa sejak tahun 2020, Ulur-ulur telah mendapat pengakuan resmi sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB).

Pengakuan ini bagai prasasti abadi yang mengukuhkan Ulur-ulur sebagai identitas kultural Kabupaten Tulungagung.
“Di hari yang istimewa ini, bertepatan dengan Jumat Legi, 9 Mei 2025, ketika rembulan Selo menyapa langit Jawa, masyarakat kasepuhan Sendang Tirto Mulyo bersama saudara-saudara dari Desa Sawo, Gedangan, Ngentrong, dan Gamping menyatukan langkah dalam prosesi sakral Ulur-ulur di Telaga Buret,” imbuhnya, merangkai kata penuh makna.

Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus mengalirkan dukungan moril dan materiil, memastikan tradisi ini terus bersemi dan mewangi di setiap generasi.

750 x 100 AD PLACEMENT

Dalam kesempatan yang sarat makna itu, Bupati tak lupa melayangkan apresiasi tulus kepada seluruh panitia dan pihak-pihak yang telah bahu-membahu menyukseskan gelaran acara.
Ia menaruh harapan besar agar semangat gotong royong, fondasi kokoh tradisi ini, terus dijaga dan diperkuat.
“Semoga Ulur-ulur di tahun-tahun mendatang kian mempesona, menjadi ruang kebersamaan yang mempererat tali persaudaraan. Selamat menjalankan prosesi Ulur-ulur Tahun 2025,” pungkasnya dengan senyum harapan.

 

Kemeriahan acara ini turut disaksikan oleh Wakil Bupati Tulungagung Ahmad Baharudin, para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Tulungagung, anggota DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono, jajaran Forkopimcam Campurdarat, para pemimpin desa dari empat penjaga tradisi, para sesepuh adat dari Paguyuban Sendang Tirto Mulyo, serta khalayak ramai yang memadati tepian telaga.

750 x 100 AD PLACEMENT

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !