160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

SMABOY Festival 2026: Ketika Pelajar Membuktikan Bisa Menggelar Event Rasa Nasional

SMABOY FESTIVAL 2026 sukses

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Bukan sekadar pentas musik. Bukan pula hanya perayaan ulang tahun sekolah. SMABOY Festival 2026 menjelma menjadi peristiwa kolektif yang menegaskan satu hal: pelajar mampu, pelajar siap, dan pelajar layak dipercaya.

GOR Lembu Peteng, Tulungagung, Jawa Timur , Sabtu malam (24/1/2026), menjadi saksi bagaimana ribuan langkah, dentuman nada, dan ide-ide muda berpadu dalam satu irama. Pelajar berseragam lalu-lalang, stan bazar berjejer, musik menggema—semuanya membentuk atmosfer event berkelas nasional yang digerakkan oleh tangan-tangan siswa.

Penghargaan dari sekolah untuk siswa

Festival dalam rangka HUT ke-52 SMAN 1 Boyolangu ini dikemas dalam tajuk “SMAN 1 Boyolangu Present: SMABOY Festival 2026.” Sebuah tajuk yang tidak sekadar dipajang, tetapi diwujudkan melalui kerja nyata, koordinasi rapi, dan tanggung jawab bersama.

750 x 100 AD PLACEMENT

Kesuksesan acara ini bukan hadir secara tiba-tiba. Ia lahir dari kesiapan panitia, kekompakan OSIS dan organisasi ekstrakurikuler, pendampingan dewan guru, serta arahan Kepala SMAN 1 Boyolangu, Subagas, S.Pd. Keamanan pun diperkuat melalui sinergi dengan aparat kepolisian, memastikan antusiasme ribuan penonton tetap berjalan dalam koridor ketertiban.

Penampilan memukau Tenxi dan Lyla

Dua nama besar dihadirkan sebagai magnet massa: Tenxi, musisi muda yang dekat dengan denyut Generasi Z, serta Lyla, band pop nasional yang menyapa lintas generasi. Namun bagi panitia, sorotan utama bukan semata siapa yang tampil di atas panggung, melainkan apa yang dipelajari di balik layar.

SMABOY Festival bukan hanya tentang hiburan.
SMABOY Festival adalah tentang proses.
SMABOY Festival adalah tentang pembelajaran.

Festival ini dirancang sebagai ruang pendidikan nonformal, tempat siswa belajar mengelola acara, belajar mengambil keputusan, belajar bekerja sama, dan belajar bertanggung jawab atas risiko yang mereka pilih.
“Ini bagian dari rangkaian HUT ke-52 SMAN 1 Boyolangu. Tetapi lebih dari itu, kami ingin siswa kelas X dan XI merasakan langsung praktik kewirausahaan,” ujar Ketua Penanggung Jawab SMABOY Festival 2026, Arvaro Radinca.

750 x 100 AD PLACEMENT
Ketua Penanggung Jawab SMABOY Festival 2026, Arvaro Radinca.

Sebanyak 12 stan bazar dikelola oleh 24 kelas. Dari menentukan produk, menghitung modal, hingga merancang strategi pemasaran, semua dijalankan oleh siswa. Produk boleh serupa, konsep boleh berbeda—di situlah kreativitas diuji dan persaingan sehat dibentuk.

Mereka belajar menjual.
Mereka belajar bersaing.
Mereka belajar bertahan.

Tak berhenti di situ, panitia juga membuka ruang bagi 10 UMKM lokal Tulungagung. Kehadiran pelaku usaha ini mempertemukan dunia sekolah dengan realitas ekonomi masyarakat—sebuah pembelajaran yang tidak selalu hadir di bangku kelas.

Dari sisi hiburan, pemilihan pengisi acara dilakukan dengan kesadaran segmentasi. Tenxi menyapa generasi muda, Lyla merangkul nostalgia. Semua dipertemukan dalam satu ruang, satu panggung, satu perayaan.
“Ini acara sekolah, jadi harus bisa dinikmati semua kalangan,” kata Arvaro.
Penjualan tiket dilakukan melalui skema early bird, presale, hingga on the spot (OTS), termasuk kategori school VIP dan festival.

750 x 100 AD PLACEMENT

Panitia mencatat jumlah pengunjung berkisar 2.000 hingga 3.000 orang, angka yang mencerminkan tingginya antusiasme publik terhadap event pelajar yang dikemas profesional.

Persiapan acara dilakukan berbulan-bulan. Gate masuk, photo booth, hingga elemen dekorasi dikerjakan secara mandiri oleh panitia siswa. Tantangan terbesarnya adalah satu: membagi waktu antara buku pelajaran dan tanggung jawab penyelenggaraan event.
“Kami masih pelajar. Kami harus tetap belajar, tetapi juga harus profesional,” ungkap Arvaro.

Untuk memastikan keamanan, panitia bersinergi dengan Polsek, Polres, Kodim, serta unsur pendukung lainnya. Langkah ini menjadi penegasan bahwa antusiasme besar harus diiringi pengelolaan yang matang.

Kepala SMAN 1 Boyolangu, Subagas, S.Pd.,

Kepala SMAN 1 Boyolangu, Subagas, S.Pd., menegaskan bahwa SMABOY Festival adalah bagian dari pendidikan karakter.
“Anak-anak diberi ruang untuk berkreasi dan berinovasi. Mereka belajar kewirausahaan, kerja sama, gotong royong, dan kebersamaan,” ujarnya.

Menurutnya, kepercayaan adalah kunci. Ketika siswa dipercaya, tanggung jawab tumbuh. Ketika tanggung jawab tumbuh, karakter terbentuk.

Di tengah maraknya festival sekolah yang berhenti pada hiburan, SMABOY Festival 2026 melangkah lebih jauh. Ia menjadi penegasan bahwa sekolah bukan hanya tempat menghafal teori, tetapi ruang menempa mental, menguji ide, dan melatih keberanian.

Bagi SMAN 1 Boyolangu, festival ini bukan penutup cerita.
Ia adalah awal.

Awal bagi generasi muda yang kreatif, mandiri, dan siap menatap dunia nyata.

Jurnalis: Pandhu / Rif

 

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !