Selasa, 5 Maret 2024

SMA Negeri 1 Kauman Abaikan Kebijakan Pemprov Jatim tentang Program Pendidikan Gratis

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Kebijakan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa berupa program pendidikan gratis sejak 2019, disinyalir ada pelanggaran dalam pelaksanannya di SMA Negeri 1 Kauman, Kabupaten Tulungagung.

Program pendidikan gratis itu sekolah SMA/SMK/MA Negeri dilarang melakukan pungutan dalam bentuk apapun pada peserta didik.

“Program SPP gratis ini sudah berjalan sejak 2019 lalu. Jadi sekolah tidak diperkenankan memungut rupiah sepeser pun dari siswa. Semua gratis, seluruh Jatim,” kata Khofifah di Gedung Negara Grahadi Surabaya, beberapa waktu lalu.

Khofifah mengatakan,” Pengganti SPP untuk SMA dan SMK Negeri di Jawa Timur dapat dioptimalkan dari penggunaan dana BOS (Biaya Operasional Sekolah) dan dana APBD Provinsi Jawa Timur dalam bentuk BPOPP (Biaya Penunjang Operasional Penyelenggaraan Pendidikan) Tahun Anggaran).

Dari investigasi dan informasi berbagai sumber, di SMA Negeri 1 Kauman, masih melakukan pungutan dengan nominal bervariasi dan bersifat wajib.

survey dan pendeteksi sumber air

“ Untuk siswa miskin dimintai sumbangan sukarela “pungutan” dengan nominal Rp 240 ribu/tahun untuk pembayarannya bisa dicicil per bulan. Dan untuk keluarga mampu “pungutan” Rp500 ribu sampai  Rp1 juta lebih pertahun dan bisa dicicil,” kata sumber seorang wali murid.

Anehnya pada saat musyawarah dibebani dimunculkan adanya narasi dibutuhkan sumbangan sukarela untuk menunjang program-program sekolah, mulai ekstra kurikuler dan lainnya.

“Namun dalam prakteknya kami diminta membayar wajib sesuai kemampuan dan  kondisi wali murid. Walau sebenarnya kami keberatan, karena wajib, terpaksa kami membayar juga,” katanya lagi.

Wali murid itu juga menyampaikan,  dia, menyayangkan hal ini karena sudah ada dana BOS,” dengan jumlah siswa 1.238 siswa  dan sesuai aturan untuk persiswa menerima 1.540.000 pertahun maka sekolah mendapat alokasi dana  Rp1,9 M. seharusnya tidak kekurangan dana.”

Di tempat berbeda, beberapa wali siswa juga menyayangkan kurang transparannya pengelolaan dana  BOS, utamanya saat pandemi Covid- 19. “ Saat itu kan siswa tidak masuk, seharusnya pihak sekolah juga melaporkan secara transparan seperti apa penggunaan dana BOS saat itu.

BACA JUGA :  Jika Tulungagung Ingin Selamat dari Covid-19, Ayo Cegah Secara Holistik

Sementara itu, ditemui di kantornya Jumat, (11/11/2022)  terkait adanya dugaan pungutan sekolah, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kauman membantah hal tersebut, “ Di sekolah ini tidak ada pungutan mas,” ungkapnya singkat.

Sedangkan untuk penggunaan dana BOS di masa Pandemi, kepala sekolah menjelaskan bahwa pihak sekolah mendapat diskresi dari  Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur untuk penggunaannya.

Pertanggungjawaban Diskresi Keuangan

Bentuk pertanggungjawaban diskresi dalam bidang keuangan tercantum dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara (“UU Keuangan Negara”). Pasal 30 (1) dan Pasal 31 ayat (1) UU Keuangan Negara menyatakan bahwa:

Pasal 30 ayat (1) UU Keuangan Negara

Presiden menyampaikan rancangan undang-undang tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBN kepada DPR berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan, selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Pasal 31 ayat (1) UU Keuangan Negara

Gubernur/Bupati/Walikota menyampaikan rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD berupa laporan keuangan yang telah diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan, selambat-lambatnya 6 (enam) bulan setelah tahun anggaran berakhir.

Berdasarkan kedua ketentuan perarturan , maka pertanggungjawaban terhadap diskresi yang dilakukan dalam bidang keuangan dapat dilakukan melalui laporan pertanggungjawaban, baik terhadap APBN maupun APBD, yang disampaikan kepada Dewan Perwakilan Rakyat (bagi Presiden) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (bagi Gubernur/Bupati/Walikota).

Pertanyaannya apakah sudah ada pertanggungjawaban dari Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Tulungagung atas diskresi yang dilakukannya pada SMA Negeri 1 Kauman, sesuai UU Nomor 17 Tahun 2003 Pasal 31 ayat 1?

Menindaklanjuti informasi yang diperoleh media ini, upaya konfirmasi pada Sindhu Widyabrata selaku Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur tidak berhasil dilakukan.

Komunikasi melalui Whatshapp, bahkan sebelumnya sudah tiga kali langsung datang ke kantornya yang beralamat di Jalan PB. Jenderal Sudirman VII/ 9, Kelurahan Kepatihan, Kec/Kab. Tulungagung, namun juga tidak berhasil untuk bertemu, hingga berita ini ditayangkan.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Progres Pembangunan Spam Kaligoro Untuk Melayani Masyarakat di Dua Kecamatan

Malang, harian-news.com - Tujuan utama pembangunan spam kaligoro, adalah untuk menangani daerah rawan air khususnya di kecamatan Gedangan dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pembangunan SPAM Kaligoro...

Jalur Rajekwesi Kalipare – Donomulyo Malang Longsor, Pemkab Malang Berrgerak Cepat.

Malang, Harian-news.com - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa tempat, yang salah satunya di Rajekwesi Desa Tumpakrejo...

Rapat Pleno Rekapitulasi Sementara Pemilu Kabupaten Tulungagung Berjalan Mulus

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara ditingkat Kabupaten di Hotel Lojikka Tulungagung pada...

Pameran Kreatif SMK Negeri 1 Buduran: Sembagi Arutala Fashion 2024

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com – Siswa-siswi SMK Negeri 1 Buduran kelas XIII tahun 2024 menggelar pameran bertajuk Sembagi Arutala SK1B Fashion Weekend pada (25/2/2024) malam di...

Siswa SMP Negeri 1 Ngunut , Tulungagung Sukses di G-Olimpiade Nasional 2024

TULUNGAGUNG, Harian- NEWS.com - Sebanyak 37 Siswa SMP N 1 Ngunut mengikuti kegiatan Ratu G-Olympiad yang diadakan pada hari Minggu tanggal 4 Februari 2024...

Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Keseluruh Puskesmas Sidoarjo

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo. Mereka ingin melihat sejauh mana instansi pemerintah...

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING