160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Pemdes Bono Kolaborasi dengan LPK Nur Madinah Berdayakan Pemuda Kerja di Jepang

Kerja ke Jepang Jadi Mudah bersama Pemdes Bono dan LPK Nurmadinah

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com – Sebuah terobosan dilakukan Pemerintah Desa Bono berkolaborasi dengan LPK Nur Madinah untuk memberikan peluang kerja di Jepang dan mengurangi pengangguran.

Kolaborasi Kerja ke Jepang Jadi Mudah, tersebut dilakukan dengan penyampaian materi-materi terkait dengan pembekalan dan kesempatan kerja yang diikuti sedikitnya 25 pemuda warga Desa Bono baik perempuan maupun laki-laki, pada hari Jumat (10/3/2023), di Pendopo Desa Bono, Boyolangu, Tulungagung, Jawa Timur.

Saat dikonfirmasi Kepala Desa Bono Moch. Muzamil menyampaiakan, kami melakukan kolaborasi dengan LPK Nur Madinah ini bagian dari ikhtiar pembangunan desa dengan mengangkat harkat dan martabat warga Desa Bono dengan kemberikan kesempatan dan peluang kerja ke Jepang.

Dia menambahkan kesempatan kerja ke Jepang dapat dijadikan sarana untuk mencari pengalaman dan peningkatan kesejahteraan warga. Kelebihannya warga tidak mengeluarkan pembiayaan karena ditanggung oleh LPK Nur Madinah.

750 x 100 AD PLACEMENT

“Kami berterimakasih pada Mas Dadang selaku Ketua LPK Nur Madinah yang telah membuka ruang untuk berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Bono untuk meningkatkan harkat dan derajat para warfa khususnya kaum muda,” kata Muzamil.

Sementara itu, Dadang Sumarlis selaku Ketua LPK Nur Madinah yang beralamat di Kelurahan kampungdalem, Tulungagung, Jawa Timur ini, menyampaikan, kami siap melakukan pengiriman para pemuda Desa Bono sebagai tenaga kerja bersertifikasi Tekutei Ginou (SSW) ke Jepang.

Ditambahkan Dadang Sumarlis, kami juga memberikan pembekalan pembelajaran Bahasa Jepang dan Kebudayaan jepang serta bidang-bidang lain yang relevan.

 

750 x 100 AD PLACEMENT

UMR di Jepang

Dikutip dari tribunpontianak.co.id – Berikut rincian besaran Gaji seorang Tenaga Kerja Indonesia atau TKI di Jepang terbaru tahun 2022.

Nominal Gaji sebagai TKI di Jepang yang cukup fantastis memang mengundang hasrat untuk mengumpulkan pundi-pundi rupiah.

Terlebih, Gaji per bulannya saja bisa mencapai angka Rp 19 juta belum ditambah dengan uang lembur.

750 x 100 AD PLACEMENT

Bekerja di luar negeri seperti Jepang mungkin jadi salah satu keinginan sebagian besar masyarakat Indonesia.

Apalagi jika membandingkan Gaji atau pendapatan kerja di Jepang yang dinilai jauh lebih tinggi dari umumnya pekerja di Indonesia.

Dikutip dari Ohayo Jepang, jumlah jam kerja di Jepang yang ditentukan oleh hukum adalah 8 jam per hari atau 40 jam per minggu.

Sementara jam istirahat untuk jam kerja lebih dari 6 jam, adalah 45 menit. Sementara, jam istirahat untuk mereka yang bekerja lebih dari 8 jam adalah 60 menit.

Menurut Job-medley, upah rata-rata pekerja di jepang adalah 930 Yen per jam atau lebih dari Rp 100.000 per jam.

Upah regional tertinggi di Jepang adalah Tokyo dengan 1.041 Yen per jam atau sekitar Rp 113.000 per jam. Sedangkan UMR terendah adalah Okinawa dengan 820 Yen per jam atau sekitar Rp 89.000 per jam.

Apabila pekerja bekerja 8 jam per hari selama 6 hari dengan upah rata-rata 930 Yen per jam, maka dia bisa mendapat upah 178.560 Yen per bulan atau sekitar lebih dari Rp 19.000.000 per bulan.

UMR di Jepang 2022 Upah minimum regional (UMR) di Jepang dirinci dengan nominal per jam.

Berikut daftar UMR di Jepang 2022 yang dirilis dari situs resmi Kementerian Kesehatan, Tenaga Kerja dan Kesejahteraan Jepang:

Hokkaido, Prefektur Hokkaido, upah yang diberikan yakni 889 yen atau Rp 99.626 per jam.  Prefektur Aomori, upah yang diberikan yakni 822 yen atau Rp 88.974 per jam Prefektur Iwate, upah yang diberikan yakni 821 yen atau Rp 88.866 per jam Prefektur Miyagi, upah yang diberikan yakni 853 yen atau Rp 92.330 per jam Akita, upah yang diberikan yakni 822 yen atau Rp 88.974 per jam Prefektur Yamagata, upah yang diberikan yakni 822 yen atau Rp 88.974 per jam Prefektur Fukushima, upah yang diberikan yakni 828 yen atau Rp 89.624 per jam

 

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !