

BLITAR, HARIAN-NEWS.com – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 dimanfaatkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Blitar Raya sebagai momentum penguatan perlindungan hukum bagi wartawan dari ancaman kriminalisasi.
Mengusung tema “Pers Sehat, Ekonomi Berdaulat, Bangsa Kuat”, peringatan digelar sederhana namun penuh makna di Morookopi, Jalan Anjasmoro Nomor 49, Kecamatan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Senin (9/2/2026). Sejumlah insan pers dari media daring, cetak, televisi, hingga radio hadir dalam kegiatan tersebut.
Ketua PWI Blitar Raya, Irfan Anshori, menegaskan HPN 2026 memiliki arti strategis menyusul terbitnya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 145/PUU-XXII/2025.
“HPN bukan sekadar perayaan, tetapi momentum memperkuat posisi wartawan secara hukum. Putusan MK tersebut semakin menegaskan perlindungan terhadap kerja jurnalistik,” ujarnya.
Ia menjelaskan, putusan yang ditetapkan pada 19 Januari 2026 itu menjadi tonggak penting karena mempertegas bahwa sengketa pemberitaan seharusnya diselesaikan melalui mekanisme Undang-Undang Pers, bukan dibawa ke ranah pidana, selama wartawan bekerja profesional, berimbang, dan mematuhi Kode Etik Jurnalistik.
HPN diperingati setiap 9 Februari, bertepatan dengan hari lahir PWI pada 9 Februari 1946 di Surakarta. Penetapannya tertuang dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1985.
Dalam peringatan tersebut, turut hadir Kapolres Blitar Kota AKBP Kalfaris Triwijaya Lalo beserta jajaran sebagai bentuk sinergi antara pers dan aparat penegak hukum.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur, dilanjutkan diskusi internal membahas program kerja dan agenda strategis organisasi. PWI Blitar Raya juga menyiapkan bakti sosial serta diskusi publik untuk membedah Putusan MK Nomor 145/PUU-
XXII/2025 sebagai upaya edukasi hukum bagi wartawan.
Peringatan HPN 2026 di Blitar ditutup dengan doa bersama dan ramah tamah, mempertegas komitmen PWI Blitar Raya menjaga profesionalisme dan soliditas insan pers di daerah.
Jurnalis: Etok/Rif
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !