
Keterangan Foto: Sekretaris Dispendukcapil Trenggalek, Sudarsono, SE., M.Si (Tengah), Kepala Desa Ngadirejo, Musroni dan Anggota DPRD Trenggalek, H. Samsul Anam, MM., MH., M. Hum.
TRENGGALEK, HARIAN-NEWS.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Trenggalek menggelar sosialisasi administrasi kependudukan di Balai Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Kamis (22/5/2025).
Acara yang dihadiri 90 orang perwakilan warga ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pentingnya data kependudukan yang akurat.
Kepala Desa Ngadirejo, Musroni, menyambut baik kegiatan ini. “Kami berharap sosialisasi ini bisa mendorong kesadaran warga untuk melaporkan perubahan data, mulai dari kelahiran, kematian, hingga pernikahan,” ujarnya.
Anggota DPRD Trenggalek, H. Samsul Anam, menekankan bahwa banyak warga masih belum paham tata cara pembaruan dokumen kependudukan.
“KTP dan KK bukan sekadar administrasi, tapi bukti identitas yang vital. Masyarakat harus aktif melaporkan perubahan data,” tegasnya.
Sekretaris Dispendukcapil Trenggalek, Sudarsono, menjelaskan bahwa sistem kependudukan kini terintegrasi secara nasional dengan teknologi biometrik. “Sekarang tidak mungkin lagi ada KTP ganda karena sudah menggunakan pemindaian mata,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya Identitas Kependudukan Digital (IKD) “Baru 4% warga Trenggalek yang aktifkan IKD. Padahal, ini mempermudah akses layanan seperti BPJS, SIM, bahkan naik transportasi umum,” tambahnya.
Sosialisasi ini diharapkan dapat mendorong partisipasi warga dalam memutakhirkan data kependudukan, sekaligus memaksimalkan manfaat digitalisasi identitas.
Jurnalis Nanang
Editor: Tanu Metir
–