
Foto: Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GS), memberikan semangat dalam Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih, sebagai komitmen daerah dalam mendorong kemandirian ekonomi berbasis gotong royong.
TULUNGAGUNG, HARIAN- NEWS.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung menargetkan pendirian 271 Koperasi Merah Putih sepanjang tahun 2025. Program ini merupakan bagian dari percepatan ekonomi kerakyatan, sesuai Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025.
Target tersebut ditegaskan oleh Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo (GS), dalam acara Sosialisasi Percepatan Pembentukan Koperasi Merah Putih di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, Jumat (2/5/2025). Acara ini dihadiri Wakil Bupati Ahmad Baharudin, para camat, kepala desa/lurah, serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
“Kami ingin seluruh desa dan kelurahan di Tulungagung memiliki Koperasi Merah Putih. Totalnya ada 271, dan semuanya kami dorong untuk berdiri tahun ini,” tegas Gatut Sunu.
Penguatan Ekonomi Desa dan Dukungan Pemerintah
Menurut Bupati, pendirian koperasi ini adalah langkah skepalatrategis untuk menguatkan ekonomi masyarakat dari tingkat desa. Selain meningkatkan kesejahteraan, koperasi ini juga diarahkan untuk mendukung kemandirian pangan dan pembangunan ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.
Sebagai bentuk dukungan, Pemkab Tulungagung mengalokasikan anggaran melalui APBD untuk memfasilitasi penerbitan akta notaris dan penyelenggaraan musyawarah desa khusus. Seluruh camat, kepala desa, dan lurah telah diinstruksikan untuk segera mengagendakan pembentukan koperasi di wilayah masing-masing.
“Kami tidak ingin program ini hanya berhenti di atas kertas. Semua pihak harus aktif terlibat, memastikan koperasi yang terbentuk memiliki tata kelola yang baik, akuntabel, dan transparan,” lanjutnya.
Harapan terhadap Koperasi Merah Putih
Gatut Sunu menegaskan pentingnya partisipasi masyarakat dan pemangku kepentingan lokal dalam menyukseskan program ini.
Ia berharap koperasi dapat menjadi wadah bagi pengembangan ekonomi desa, sekaligus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.
“Jika koperasi ini berjalan optimal, maka aktivitas ekonomi desa akan tumbuh pesat. Pada akhirnya, taraf hidup masyarakat akan meningkat secara menyeluruh,” pungkasnya.
Jurnalis: Pandhu
Editor : Tanu Metir