160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT
banner hut ri

Berbenah Menuju Sekolah Adiwiyata Nasional 2023

Sekolah Hijau itu nama ideal untuk SMP Negeri 1 Sumbergempol

TULUNGAGUNG,HARIAN-NEWS.com —  Angin bertiup sepoi, taman hijau menghiasi berbagai sudut sekolah dengan aneka bunga berwarna-warni tampak begitu harmoni. Tentu kondisi itu kian mendukung proses belajar mengajar di SMP Negeri 1 Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung semakin baik.

Ditiap sudut ruang kelas tersedia tempat sampah terpilah kian menimbulkan kesan ramah lingkungan terhadap sekolah tersebut.

Narasi di atas memvisualkan sekolah yang dimaksudkan merupakan sekolah favorit di Tulungagung.

Ya itu memang sekolah “favorit” di kawasan Tulungagung sisi Timur. Sekolah yang kini di nakhodai oleh Gatot Pribadi, guru berpengalaman yang perrnah mengajar di sekolah favorit   dengan standar nasional dan sebelumnya juga menjabat Kepala SMP Negeri 3 Ngunut.

750 x 100 AD PLACEMENT
Gatot Pribadi, Kepala SMP Negeri 1 Sumbergempol

Menurut Wakil Kepala SMPN 1 Sumbergempol, berbekal meraih prestawsi sebagai sekolah Adiwiyata Kabupaten tahun 2020 dan sukses meraih Sekolah Adiwiyata Tahun 2021, kini sekolah yang berada di sisi jalan provinsi yang mengarah ke Kabupaten Blitar dan Malang itu sedang berbenah.

Dia juga mengungkapkan bagaimana kerja keras seluruh civitas akademika hingga akhinrya meraih gelar Sekolah Adiwiyata Tingkat Provinsi Jawa Timur  Tahun 2021.

Disampaikannya juga, suasana hati seruruh keluarga besar sekolah ini, yang sangat bangga dan terharu karena yang menyampaikan penghargaan langsung Gubernur Jawa Timur Ibu Khofias Indar Parawansa di gedung Grahadi, Surabaya.

“ Untuk  penilaiannya melibatkan lintas sektor, keindahan sekolah termasuk pengelolaan lingkungan sekolah dilakukan oleh dinas lingkungan hidup provinsi Jawa Timur sedangkan integrasi kurikulum dilakukan oleh dinas pendidikan provinsi Jawa Timur,” katanya, Sabtu (24/9/2022) di ruang tamu sekolah.

750 x 100 AD PLACEMENT

Diakuinya penilaian yang paling tinggi adalah integrasi kurikulum berbasis lingkungan, misalnya dalam kurikulum dimasukkan Wawasan Adiwiyata.

Wakasek menuturkan,” Untuk tahun kemarin kita membuat tim untuk mempersiapkan Adiwiyata tersebut, yang terdiri dari segala elemen di sekolah, adapun penilaian tersebut dari segi lingkungan hidup , pengolahan sampah dan penghematan energi”.

Sama dengan persiapan kami menghadapi penilaian Sekolah Adiwiyata Nasional, pembentukan tim yang melibatkan segala elemen sekolah.

Adapun kriteria Penilaian Penghargaan Adiwiayata, adalah Aspek Kebijakan sekolah yang berwawasan lingkungan hidup, Aspek Kurikulum sekolah berbasis lingkungan hidup, Aspek Kegiatan sekolah berbasis partisipatif dibidang PPLH, Aspek Pengelolaan sarana dan prasarana pendukung sekolah yang ramah lingkungan.

750 x 100 AD PLACEMENT

Melalui media sosial WA, Gatot Pribadi berharap, menghadapi penilaian Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional Tahun 2023, adanya dukungan dan doa masyarakat Tulungagung, utamannya segenap stakeholder pendidikan di SMPN 1 Sumbergempol untuk mendukung SMPN 1 Sumbergempol untuk berkompetisi meraih Sekolah Adiwiyata Tingkat Nasional.

“Semua kriteria telah kami siapkan untuk masuk dalam meraih prestasi sebagai Sekolah Adiwiyata Nasional, semoga semua lancar dan sukses dan tentunya meraih penghargaan Adiwiyata Nasional Thaun 2023,” kata Gatot.

 

Sekolah Adiwiyata adalah

Sekolah hijau SMP Negeri 1 Sumbergempol

Sekolah Adiwiyata ialah sekolah yang menjaga lingkungan yang sehat, bersih dan indah. Program Adiwiyata berharap bahwa semua komunitas di sekitar sekolah akan mengenali bahwa lingkungan hijau adalah lingkungan yang sehat untuk kesehatan tubuh kita.

Adiwiyata berasal dari 2 kata, yaitu ADI dan WIYATA. Adi sendiri memiliki makna yang hebat, agung, bagus, ideal, atau sempurna. Sedangkan Wiyata berarti tempat di mana seseorang menerima pengetahuan, standar, dan etika.

Adiwiyata (Green School) adalah salah satu program dari kementerian negara untuk lingkungan yang bertujuan untuk mempromosikan penciptaan pengetahuan dan kesadaran di kalangan warga sekolah tentang perlindungan lingkungan.

Sekolah Adiwiyata adalah harapan setiap sekolah di negara ini. Namun, komponen dan standar sekolah Adiwiyata kadang-kadang bukan milik semua sekolah. Oleh karena itu harus dipersiapkan dengan baik sebelum sampai penilaian.

 

Adiwiyata adalah salah satu program dari Departemen Negara Lingkungan Hidup untuk mempromosikan pengetahuan dan kesadaran di kalangan warga sekolah untuk melindungi lingkungan. Program ini berharap bahwa semua anggota sekolah akan terlibat dalam kegiatan sekolah untuk lingkungan yang sehat dan menghindari dampak lingkungan yang negatif.

 

Fungsi Sekolah Adiwiyata

Fungsi dari program Adiwiyata adalah bahwa semua siswa terlibat dalam semua kegiatan sekolah atau kegiatan menuju lingkungan yang sehat dan juga dapat menghindari dampak lingkungan yang negatif.

Berdasarkan pemahaman Adiwiyata tentang Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Nomor 2 tahun 2009 tentang pedoman untuk melaksanakan program Adiwiyata.

Pemahaman Adiwiyata dalam Pasal 1 adalah sekolah yang baik dan ideal untuk memperoleh semua pengetahuan, norma-norma yang berbeda dan juga etika yang dapat menjadi dasar manusia untuk penciptaan kemakmuran dalam kehidupan dan cita-cita pembangunan.

Mengingat Pasal 1 (2), program Adiwiyata adalah salah satu program kerja tingkat nasional yang dikelola oleh Kementerian Lingkungan Hidup sebagai bagian dari pengembangan pendidikan lingkungan.

 

Tujuan Sekolah Adiwiyata

Pedoman Implementasi Program Adiwiyata dimaksudkan sebagai referensi kerja untuk Implementasi Program Adiwiyata untuk tim peninjau lapangan Program Adiwiyata.

 

Menurut Arjuna & Salmonsius, dikutip oleh Saragih (2012), mengikuti program Adiwiyata, sekolah menerima dukungan dana yang memenuhi kebutuhan yang diusulkan oleh sekolah dan disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup.

Tujuan dari sekolah Adiwiyata secara umum menjelaskan pembentukan komunitas sekolah yang bijaksana dan juga berkembang di lingkungan dengan menciptakan kondisi yang lebih baik bagi sekolah untuk menjadi tempat belajar dan kesadaran bagi semua anggota sekolah, termasuk sekolah. Bisa jadi siswa, guru, orang tua / tutor siswa dan juga lingkungan masyarakat untuk menciptakan upaya lingkungan.

Warga sekolah juga bertanggung jawab untuk perlindungan lingkungan dan upaya pembangunan berkelanjutan. Mendorong dan membantu sekolah berpartisipasi dalam kegiatan pemerintah yang bertujuan untuk melindungi lingkungan untuk pembangunan berkelanjutan dan untuk menghormati lingkungan demi kepentingan generasi mendatang.

 

Manfaat Program Sekolah Adiwiyata

Berikut ini adalah manfaat dari Program Sekolah Adiwiyata:

Mengubah perilaku penghuni sekolah untuk menerapkan budaya perlindungan lingkungan.

Meningkatkan penghematan pembiayaan sumber daya dengan mengurangi sumber daya dan energi.

Dapat menghindari sejumlah risiko untuk dampak lingkungan di sekolah.

Meningkatkan efisiensi dalam melakukan kegiatan atau aktivitas di sekolah.

Menciptakan kondisi solidaritas untuk semua penghuni sekolah.

Menawarkan kepada kaum muda pembelajaran untuk melestarikan dan mengelola lingkungan yang baik dan benar.

Meningkatkan kualitas dan kondisi pengajaran dan pembelajaran dengan cara yang lebih nyaman dan terjangkau bagi semua penghuni sekolah.

 

Target Sasaran Sekolah Adiwiyata

Tujuan sekolah Adiwiyata adalah pendidikan formal di tingkat dasar (SD), dan Sekolah setingkat SMP, SMA atau SMK. Ini bukan tanpa alasan, karena sekolah dirancang untuk dilaksanakan program adiwiyata, karena sekolah memiliki fungsi atau peran yang membantu memodelkan nilai-nilai kehidupan, terutama nilai kesadaran lingkungan. Saat menerapkan program Adiwiyata, sekolah menerima evaluasi dan hadiah yang diberikan langkah demi langkah.

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !