160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

BBK 7 UNAIR 2026 di Tegalrejo Edukasi Cuci Tangan Siswa SD, Dukung SDGs 4 dan 6

TANGANKU BERSIH : Edukasi cuci tangan

BANYUWANGI, HARIAN-NEWS.com — Kelompok Belajar Bersama Kampus (BBK) 7 Universitas Airlangga (UNAIR) Tahun 2026 yang diterjunkan di Desa Tegalrejo, Kabupaten Banyuwangi, menggelar program edukasi kesehatan bagi siswa sekolah dasar.

Kegiatan bertajuk “Tanganku Bersih” tersebut dilaksanakan di SDN 3 Tegalrejo, Sabtu (10/1/2026), sebagai bagian dari pengabdian masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan.

Kelompok BBK 7 Desa Tegalrejo terdiri atas sembilan mahasiswa lintas disiplin ilmu, yakni Aimee Nayla Valencia Chandra (S1 Akuntansi), Aaron Sava Nasyith Dakara (S1 Ekonomi Islam), Fanenda Yusfeha Chanzabreena (S1 Manajemen), Siti Haya Zhafirah Rahardja (S1 Ilmu Komunikasi), Nurul Kamilatun Ni’mah (S1 Akuakultur), Aulia Novia Safitri (D4 Manajemen Perkantoran Digital), Baariq Taufiiqulhakim (S1 Teknik Robotika dan Kecerdasan Buatan), serta Christian Gavrila Sugiarto dan Rafa Nabila Hapsari (S1 Kedokteran Hewan).

750 x 100 AD PLACEMENT

Program “Tanganku Bersih” menyasar siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan tujuan menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak usia dini, khususnya melalui edukasi dan praktik mencuci tangan yang benar. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kepala Sekolah, guru, dan staf SDN 3 Tegalrejo.

Edukasi disampaikan melalui pemaparan materi, demonstrasi interaktif, serta pendampingan praktik cuci tangan secara langsung. Para siswa dibekali pemahaman tentang pentingnya kebersihan tangan, tahapan mencuci tangan yang benar, serta waktu yang tepat untuk mencuci tangan dalam aktivitas sehari-hari.

Kepala SDN 3 Tegalrejo, Sriani Astuti, mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai program ini sangat bermanfaat bagi siswa. Menurutnya, edukasi cuci tangan perlu terus diingatkan agar kebiasaan hidup bersih dan sehat tetap terjaga.
“Anak-anak sebenarnya sudah pernah mendapatkan sosialisasi cuci tangan, terutama saat pandemi Covid-19. Namun seiring waktu, kebiasaan itu bisa terlupakan. Kegiatan ini menjadi pengingat agar anak-anak kembali mempraktikkan cuci tangan dengan benar, baik di rumah maupun di sekolah,” ujarnya.

750 x 100 AD PLACEMENT

Antusiasme siswa terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan semangat dan partisipasi aktif. Hal tersebut juga didukung keterlibatan para guru selama kegiatan.
“Anak-anak sangat antusias. Meski suasana cukup ramai, mereka tetap tertib dan mengikuti praktik cuci tangan dengan baik,” ujar Baariq Taufiiqulhakim selaku penanggung jawab Program “Tanganku Bersih”.

Sriani Astuti menyampaikan terima kasih kepada mahasiswa BBK 7 UNAIR atas kontribusi yang diberikan kepada sekolah. Ia berharap kegiatan edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar kebiasaan hidup bersih dan sehat terus tertanam pada siswa.

Program “Tanganku Bersih” sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas dan SDG 6 tentang Air Bersih dan Sanitasi Layak.

750 x 100 AD PLACEMENT

Melalui kegiatan ini, BBK 7 UNAIR Desa Tegalrejo menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan masyarakat berbasis pendidikan dan kesehatan.

Jurnalis: AA
Editor: Arief Gringsing

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !