


TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com — Pemerintah Kabupaten Tulungagung menyalurkan 200 unit becak listrik kepada pengemudi becak lanjut usia sebagai bagian dari Program Presiden Prabowo Subianto dalam penguatan perlindungan pekerja sektor informal. Bantuan becak listrik produksi PT Pindad itu diserahkan secara simbolis oleh Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo di Pendopo Kabupaten Tulungagung, Sabtu (10/1/2016).
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), PT Pindad, dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Sasaran bantuan adalah pengemudi becak berusia di atas 60 tahun yang masuk kategori kesejahteraan rendah berdasarkan pendataan dan verifikasi pemerintah daerah.
Bupati Gatut Sunu Wibowo menyampaikan bahwa mayoritas penerima bantuan berusia antara 65 hingga 69 tahun. Bahkan, sebagian penerima telah berusia lebih dari 80 tahun.
“Becak listrik ini diharapkan dapat meringankan beban fisik para pengemudi becak lansia, menekan risiko kecelakaan, serta membantu mereka tetap memperoleh penghasilan secara lebih layak,” ujar Gatut Sunu.

Menurutnya, penggunaan becak listrik menjadi solusi praktis bagi pengemudi becak lansia yang selama ini bergantung pada tenaga fisik. Selain lebih ramah lingkungan, becak listrik juga dinilai mampu meningkatkan produktivitas kerja tanpa mengorbankan kesehatan penerima bantuan.
Meski demikian, Gatut Sunu menegaskan bahwa bantuan ini tidak dipungut biaya apa pun dan merupakan amanah langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Ia mengingatkan para penerima agar tidak memperjualbelikan atau mengalihfungsikan becak listrik tersebut.
“Bantuan ini harus dimanfaatkan sesuai peruntukannya. Kami akan melakukan pengawasan agar tidak terjadi penyalahgunaan,” tegasnya.
Pemerintah daerah juga telah memberikan pelatihan pengoperasian dan perawatan becak listrik kepada para penerima. Pemkab Tulungagung berkomitmen melakukan pendampingan berkelanjutan, termasuk koordinasi lanjutan dengan GSN dan PT Pindad terkait perawatan serta penguatan program ke depan.
Gatut Sunu mengakui jumlah penerima bantuan masih terbatas jika dibandingkan dengan total pengemudi becak lansia di Tulungagung. Namun, pihaknya membuka peluang perluasan program dengan evaluasi berbasis dampak.
“Yang terpenting bukan hanya jumlah, tetapi sejauh mana bantuan ini benar-benar meningkatkan kualitas hidup para lansia,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Pemkab Tulungagung menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto, Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional, PT Pindad, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program becak listrik bagi pengemudi becak lansia di Kabupaten Tulungagung.
Jurnalis : Pandhu
Editor : Arief Gringsing
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !