
TRENGGALEK, HARIAN- NEWS.com – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Trenggalek turut ambil bagian dalam pembekalan ribuan calon warga tingkat I Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Cabang Trenggalek materi Program P4GN (Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba).
Menurut Kepala BNNK Trenggalek Ajun Komisaris Besar Polisi Wiji Rahayu, kami bersinergi dengan PSHT Pusat Madiun dan PSHT Cabang Trenggalek dalam satu kegiatan berupa pembekalan Program P4GN pada calon anggota PSHT Cabang Trenggalek.
Sebanyak 1.600 calon warga tingkat I memadati Stadion Menak Sopal pada Minggu pagi (11/5/2025) untuk mengikuti agenda rutin tahunan organisasi pencak silat yang berpusat di Madiun ini.
Usai berjalan kaki (long march) menuju Gedung Olahraga (GOR) Gajah Putih, para peserta menerima berbagai materi pembekalan selain Program P4GN.
AKBP Wiji Rahayu juga menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman tentang bahaya narkoba pada generasi muda umumnya dan khususnya calon anggota PSHT Cabang Trenggale selain itu tentunya untuk menyatukan pemahaman materi keorganisasian serta mempererat tali persaudaraan antar calon warga dan anggota PSHT se-Trenggalek.
Masih kata, AKBP Wiji Rahayu, yang kami paparkan materi khusus tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan upaya pencegahannya melalui program P4GN.
Ia juga menggelar sesi tanya jawab berhadiah (doorprize) untuk menguji pemahaman peserta, apa itu BNN, apa kepanjangan Narkoba, apa saja yang termasuk Narkoba, apa itu program P4GN., “Alhamdulillah, mereka sudah mengerti dan memahami bahaya narkoba dengan baik,” ujarnya.
Sebagai wujud komitmen PSHT terhadap program P4GN, BNN Trenggalek membuat kaos bertuliskan , ‘Wong Trenggalek Narkoba Ora Ritek’ diserahkan kepada para petinggi PSHT.
Sejumlah tokoh penting hadir, termasuk perwakilan Forkopimda Trenggalek, serta Pengurus PSHT dari cabang Trenggalek dan Madiun ; Ketua I Bidang Organisasi Pusat Madiun Kang Mas Sigit Agoes Hari Basuki, Ketua II Bidang Teknik Pencak Silat Brigjend TNI (Purn) Kang Mas Wijang Prandjoto dan Ketua PSHT Cabang Trenggalek Kang Mas Wijiono, Katim P2M BNNK Trenggalek serta perwakilan Pamster se-Kabupaten Trenggalek juga turut hadir.
Ketua Bidang II Teknik Pencak Silat PSHT, Brigjen TNI (Purn) Wijang Prandjoto, memberikan pengarahan tentang pengembangan sumber daya manusia dan kebudayaan. Sementara itu, perwakilan dari Kesbangpol Kabupaten Trenggalek menjelaskan legalitas organisasi.
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki, yang diwakili oleh Kasat Binmas, memberikan pembekalan tentang keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dandim 0806 Trenggalek, Letkol Czi Yudo Aji Susanto, yang diwakili oleh Pasi Ops, menyampaikan materi tentang wawasan kebangsaan dan bela negara.
Plt. Kepala Badan Kesbangpol yang mewakili Bupati Trenggalek, M. Nur Arifin, juga memberikan pengarahan kepada generasi muda ini.
Ketua PSHT Cabang Trenggalek, Ir. Wijiono, menekankan, kegiatan ini tidak hanya memperkuat pemahaman organisasi tetapi juga mendukung pemerintah dalam menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat Trenggalek.
“Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, PSHT Cabang Trenggalek dapat berkontribusi dalam menciptakan masyarakat yang kondusif dan menjunjung tinggi persatuan bangsa,” pungkasnya.
Kegiatan ini kemudian diakhiri dengan gerakan jurus massal di Lapangan Sumber Gedong.