
TULUNGAGUNG , HARIAN- NEWS.com – Seusai Kapolres Tulungagung resmi diserahkan dari AKBP Teuku Arsya Khadafi SH, S.I.K, M.Si kepada AKBP Muhammad Taat Resdi, SH, S.I.K, MTCP, pada hari-hari berikutnya Kapolres Tulungagung yang baru menjabat belum genap satu bulan ini langsung aktif melakukan lawatan ke beberapa pondok pesantren, tokoh agama, tokoh masyarakat dan ormas di Kabupaten Tulungagung.
Pada Kamis pagi, 1 Agustus 2024 AKBP Muhammad Taat Resdi, SH, S.I.K, MTCP yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Kanit 1 Subdit 1 Direktorat Tindak Pidana Ekonomi dan Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri bershilaturrahim ke Pondok Pesantren Al Azhaar Kedungwaru Tulungagung.
Kehadirannya didampingi Waka Polres, Kapolsek Kedungwaru, AKP Sumaji dan beberapa jajaran pimpinan Polres Tulungagung disambut hangat dan penuh keakraban oleh pengasuh pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH. Imam Mawardi Ridlwan.
Tujuan utama lawatan Kapolres kelahiran 1984 ini bershilaturrahim, kulonuwun dan sekaligus mohon do’a. Hal ini sebagai upaya mewujudkan amanah dalam menjaga kedamaian dan kedamaian bersama pondok pesantren.
“Kami bershilaturrahim ke pondok pesantren adalah untuk kulonuwun dan memohon do’a restu dalam menjalankan tugas agar mendapatkan keberkahan,” katanya
Kapolres jebolan Akademi Kepolisian 2005 saat shilaturrahim ke Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung menyampaikan, dirinya dulu juga berniat masuk di sekolah SLTA di Yogyakarta dan akan nyantri di Pesantren Krapyak Yogyakarta, tetapi taqdirnya diterima di SMA Taruna Nusantara Magelang.
“Saya dulu bercita-cita jadi santri Pesantren Krapyak Yogyakarta sambil sekolah SLTA tetapi harus menerima taqdir di SMA Taruna,” tambahnya.
Sementara itu Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH Imam Mawardi Ridlwan memberi apresiasi atas shilaturrahim Kapolres Tulungagung, AKBP Muhammad Taat Resdi, itu.
“Shilaturrahim itu mendatangkan rezeqi, memperpanjang usia, bermanfaat dan sekaligus mempererat hubungan serta koordinasi. Kami dari pondok pesantren bersama jama’ah dan masyarakat dengan tulus membantu mewujudkan keamanan dan kedamaian. Pondok pesantren memberi apresiasi Kapolres Tulungagung bershilaturrahim sebagai ikhtiar menjalin koordinasi dalam menjaga stabilitas keamanan sehingga masyarakat dapat beribadah dengan baik dan khusyuk. Pesantren siap bersinergi,” kata Abah Imam.
Pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung dalam menerima shilaturrahim didampingi Kyai Lukman Hakim, Pengasuh Ribath Al Azhaar, Direktur Pelaksana YPI, H. Nurdin Wahyudi, Kepala Direktorat Humas, Heru Syaifuddin, dan Kepala LAZTA, Rahmad.
Kapolres Tulungagung yang tiap hari Senin dan Kamis berpuasa ini, menyampaikan terkesan dengan tata atur bangunan pesantren.
“Bangunan pesantren enak, segar, dingin, asri dan rapi. Bangunan di daerah tropis sebaiknya seperti bangunan pesantren Al Azhaar Tulungagung. Bila siang hari tanpa harus lampu tapi pencayahaan sudah terang. Tanpa memakai AC tetapi sudah segar dan dingin. Sirkulasi udah bagus,” katanya.
Kunjungan selama sejam di Pesantren Al Azhaar, Kapolres Tulungagung, oleh Abah Imam dihubungkan via vidio call dengan Guru Pamong di SMA Taruna, Ibu Prima. Tampak bergembira dan saling menyampaikan rasa kangen dalam vidio call tersebut.
“Ibu Prima tersebut guru pamong saya di SMA Taruna. Beliau yang membimbing pidato saya,” katanya.
Dan dalam shilaturrahim yang sangat berkah tersebut pengasuh Pesantren Al Azhaar Tulungagung memberitakan cindra mata, photo Abuya As Sayyid Muhammad Alawi Al Maliki Al Hasani, ulama’ ahli sunnah wal jama’ah abad 21.