160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT


Wabup Tulungagung Mendukung Program Belajar dan Pahami Kitab Gundul

Penyerahan KItab Arbain pada Gatut SUnu Wibowo selaku Wakil Bupati Tulungagung oleh Kyai Muharror dari Ponpes Mubarok Arbain Demak, Jawa Tengah.

Wabup Tulungagung Mendukung Program Belajar dan Pahami Kitab Gundul

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com.—Saya mendukung program memasyarakatkan belajar, memahami kitab gundul dan kitab kuning di lembaga pendidikan dan pesantren. Dukungan tersebut disampaikan saat Wabup Tulungagung Gatut Sunu Wibowo menghadiri Diklat Metode Arbain di Pesantren Al Azhaar Tulungagung, Ahad ( Minggu), 19 Desember 2021.

Metode Arbain merupakan sebuah inovasi dalam belajar membaca kitab gundul, kitab kuning dengan mudah dan cepat. Diklat Metode mudah cepat akan memberi bekal santri sehingga gampang kuasai kitab gundul.

“Metode Arbain sebuah inovasi yang bagus di zaman digital. Metode ini sangat perlu dikembangkan. Saya mendukung memasyarakatkan program ini. Diklat ini akan memberi bekal terbaik bagi pengasuh pesantren perwakilan Jawa Timur.

750 x 100 AD PLACEMENT

Upaya ini agar kaum muslimin dapat memahami ajaran Islam rahmatallil alamin. Karena saat ini diperlukan ajaran Islam rahmatalil alamin agar terwujud ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathoniyah dan ukhuwah bashariyah.

Tulungagung diperlukan masyarakat yang religius agar menjadi kabupaten tentram. Dan semua sepakat bahwa pesantren merupakan benteng pertahanan terbaik bangsa Indonesia dalam menghadapi ancaman radikalisme.”, ujar Gatot Sunu.

Sementara itu saat ditanya motivasi Diklat Metode Arbain yang pertama kali di Kabupaten Tulungagung ini, direktur Pesantren Al Azhaar Tulungagung, KH. Imam Mawardi Ridlwan menegaskan metode Arbain sebagai karya yang praktis untuk memudahkan para pembelajaran dalam menguasai ilmu nahwu, shorof dan lughoh.

Metode Arbain disusun oleh Kyai Muharror Khudlori dari Pondok Pesantren Al Mubarok Al Arbain Tlogorejo Wonosalam Demak. Metode tersebut memberi warna memasyarakatkan kitab kuning (baca kitab gundul) Metode Arbain telah dipraktikan di pesantren Al Mubarok selama 19 tahun yang lalu, dan kini baru disampaikan ke publik.”

750 x 100 AD PLACEMENT

Ditempat terpisah, ketua panitia Diklat Metode Arbain, Ustadz Syaifuddin melaporkan diklat Metode Arbain diikuti 400 utusan ponpes se Jawa Timur.

Namun ada juga peserta dari pesantren Jambi dan Jakarta. Peserta mendapatkan buku Metode Arbain dan sertifikat sanad Arbain.

“Ketua panitia menegaskan bahwa Metode Arbain akan diterapkan di Pesantren Al Azhaar Tulungagung mulai semester genap tahun ajaran ini, 2021/2022,” katanya.

Penyusun Metode Arbain, Kyai Muharror Khudlori tampil secara totalitas mulai jam 09.00-16.30. Kyai yang baru usia 42 tahun menyampaikan Diklat secara aktif learning dan mudah dipahami.

750 x 100 AD PLACEMENT

Secara umum para peserta sudah dapat memahami dan mempraktekkan Metode Arbain di pesantren atau lembaga masing-masing. Para peserta menyampaikan bahwa Metode Arbain cukup praktis untuk digunakan di pesantren atau lembaga.

Salah satu peserta, KH Imam Hambali Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Jadid Sarongan Jambi menyampaikan metode ini akan diterapkan di pesantren beliau.

Menurut alumni Pesantren Sarang tersebut, metode Arbain memang mudah cepat dan lengkap. Kyai Muharror Khudlori sudah mampu menyajikan metode mudah. Dan lebih penting selama sehari kita sudah diajari cara untuk mempraktekkan Metode Arbain ini. Saatnya kita menerapkannya.

Pembukaan Diklat Metode Arbain di Pesantren Al Azhaar Tulungagung lebih berkah karena ditutup do’a oleh KH. Mahrus Maryani Pengasuh Pondok Pesantren Ngunut, Tulungagung.

Seusai do’a Kyai Muharror Khudlori Demak memberikan hadiah 15 eksemplar Kitab Arbain ke Wakil Bupati Kabupaten Tulungagung, Gatut Sunu, SE. (im).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait
930 x 180 AD PLACEMENT
Ayo ikut berpartisipasi untuk mewujudkan jurnalistik berkualitas!
Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !