Sabtu, 24 Februari 2024

Tahun 2024 Belanja Modal Tinggal 600 M, Bupati Malang: Akan Ada Banyak Program Pembangunan Dikurangi

MALANG, HARIAN-NEWS.com – Program pembangunan yang masuk perencanaan pada Rancangan APBD tahun 2024 akan banyak mengalami pengurangan.

Hal itu karena pada struktur APBD Pemerintah Kabupaten Malang tahun 2024 dari 4 triliun sekitar 3,2 T untuk operasional. Hal tersebut ditegaskan Bupati Malang H.M Sanusi di gedung DPRD kabupaten Malang, Rabu (6/9/2023) sore.

Menurut Sanusi, APBD tahun 2024 untuk belanja modal tersisa 600 M, jadi nanti akan ada banyak program pembangunan yang akan berkurang.

“Dari 2024, struktur APBD kita sebesar 4 T, 3,2 T untuk operasional, sehingga untuk belanja modal tersisa 600 M, mau bangun apa lagi kalau anggarannya sepwrti itu, kemungkinan nanti akan banyak program pembangunan dikurangi,” beber Bupati Malang.

Bupati menjelaskan anggaran operasional sebesar 3,2 T tersebut untuk gaji anggota DPRD, ASN, kegiatan makan minum serta lainnya, Sanusi meminta Badan Anggaran (Banggar) dan Tim Panitia Anggaran harus melakukan efisiensi.

survey dan pendeteksi sumber air

“Tentunya nanti Banggar dan Panggar harus melakukan efisiensi, program yang tidak berdampak dengan perekonomian dan pembangunan daerah harus dikurangi,” jelas Abah Sanusi.

Penurunan anggaran pada Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) dikarenakan perhitungan Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran, (SiLPA) tidak tepat, bahkan kalau berasumsi tahun kemaren (2022) Silpa ada anggaran yang bisa ditambahkan.

BACA JUGA :  Bupati Buka Rembug Stunting 2021, 10 Desa Lokus Penanganan

“Karena perhitungan Silpa yang tidak tepat mengakibatkan penurunan anggaran, biasanya kalau tahun tahun lalu PAK itu ada anggaran yang bisa ditambahkan sisa lebih ada, kalau sekarang, ini malah anggarannya sisa kurang, ini yang akhirnya banyak program yang tidak berjalan dengan baik,” beber orang nomor satu di Kabupaten Malang ini.

Problem penurunan anggaran tahun berjalan ini di perencanaan anggaran, ketika penyusunan Peraturan Daerah APBD kemaren tidak akurat.

“Penurunan anggaran ini problemnya di perencanaan kurang tepat itu, diperencanaan ketika Perda tentang APBD kemaren itu tidak akurat terlalu tinggi,” terang Bupati Malang.

Saat disinggung pembangunan Monumen Tragedi Kanjuruhan yang sampai saat ini belum terlaksana, “Sudah teken kontrak dengan kementrian PUPR, karena yang menangani semuanya Kementrian tersebut. Untuk pelaksanaannya dalam waktu dekat sudah dilaksanakan dan lokasinya disekitaran stadion Kanjuruhan Malang,” tandas Bupati Malang H.M Sanusi.

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...

Konflik Agraria yang Tak Kunjung Usai di Kalbar, Pangamat : Belum ada Upaya yang Jelas dari Pemda dan BPN

Pontianak Kalbar, Harian-news.com - Pengamat Hukum dan Bijakan Publik kembali soroti persoalan konflik agraria di wilayah Kalimantan Barat seolah-olah tidak pernah berakhir, namun kondisi...

Gus Muhdlor Bakal Relokasi SMPN 2 Tanggulangin

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Pemerintah Kabupaten Sidoarjo tengah berencana untuk merelokasi SMPN 2 Tanggulangin. Pasalnya, Sekolah Menengah Pertama yang berada di Desa Kedungbanteng tersebut saat...

Belajar Bijak Menyikapi Pemilu 2024

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Partai politik yang ikut pemilu di era reformasi sangat banyak. Setiap partai mengusung caleg baik tingkat pusat ataupun daerah. Sangat mustahil...

Ojo Kesusu, Sing Sabar

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi setiap pesta demokrasi baik ditingkat pilkada maupun pilpres bermunculan lembaga swadaya masyarakat menyeleanggkan hitung cepat...

BNNK Sidoarjo dan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (LRKM) Bersinergi

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo melakukan kegiatan kolaborasi dengan beberapa Lembaga Rehabilitasi yang ada di Sidoarjo. Kegiatan meliputi jalan santai dan ngopi...

Relawan Pendukung Prabowo -Gibran Tulungagung Sujud Syukur

Tulungagung, harian-news.com - Para relawan 02 di Kabupaten Tulungagung yang telah melaksanakan tugas pada Kamis (15/02/2024) di Kebun Jambu Rejoagung Tulungagung melakukan sujud syukur...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING