Jumat, 1 Maret 2024

Soal Upah Lembur Pekerja PT HTI Tuban, Begini Penjelasan Kades Kerek Tuban

TUBAN, HARIAN-NEWS.com – Polemik sistem kerja dan upah lembur pekerja cabang perusahan PT Hairpia Technology Indonesia(HTI) yang memproduksi wig (rambut palsu) di Desa Kerek, Tuban masih terus dibicarakan.

Kali ini, Kepala Desa Kerek, Tuban Junaedi turut membantu menjelaskan permasalahan tersebut. Ia lebih banyak tahu tentang sistem kerja para pekerja perusahaan HTI yang berlokasi berada di wilayahnya.

Menurut Kades Junaedi alasan dirinya menjelaskan soal sistem kerja, Sebab para pekerja perusahaan tersebut banyak memperkerjakan warganya.

“Ya saya juga ikut membantu mengkaryakan warga saya  menjadi pekerja perusahaan tersebut, jadi saya faham betul,” ujarnya, saat di konfirmasi, Sabtu(25/11/2023).

Ia menyatakan tidak benar jika ada kabar pekerja lembur tidak dibayar, sebab pekerja di perusahan HTI adalah Borongan.

survey dan pendeteksi sumber air

“Jadi mereka menyelesaikan pekerjaan sesuai pekerjaan yang dibebankan, ya bisa lembur dan tidak, semua sesuai pesanan,” ujarnya.

Ia menambahkan para pekerja yang diambil dari warganya semua memakai sistem borongan. Dan mereka dari dulu dibayar sesuau dengan target yang telah disapakat bersama dengan pimpinan perusahaan tersebut.

Namun, dirinya juga tidak menyangkal jika memang ada pekerja yang bukan dari hasil rekrutnya yang tidak menerapkan sistem borongan.

BACA JUGA :  Nasabah BRI Resah, Beredar Pesan Intimidasi Via WA

“Memang disana ada di kelompok pekerja, yaitu kelompok dengan sistem borongan, satu kelompok pekerja yang memang menjadi pekerja  PT HTI yang diperbantukan untuk melatih dan mengawasi pekerja,” tambahnya.

Dikatakannya, para pekerja yang direkrutnya sekitar 500 orang dan mereka merasa nyaman bekerja dengan sistem borongan  yang diberlakukan.

“Saya bersyukur ada perusahaan tersebut, sebab sangat memebantu mengurangi pengangguran di desanya,” tambahnya.

Namun, sejauh ini Kades Junae di juga tidak bisa menjelaskan terkait status pekerja yang bekerja di perusahaan tersebut.

Padahal menurut aturan undang-undang ketenagakerjaan  pemborongan pekerjaan dengan tenaga kerja borongan jelas merupakan dua hal yang berbeda karena pemborongan pekerjaan merupakan bentuk kebijakan atau aktivitas perusahaan, sedangkan tenaga kerja borongan merupakan status tenaga kerja yang dikaitkan dengan cara penerimaan upah.

Selain itu syarat jenis pekerjaan, dalam undang-undang tersebut terdapat pula syarat untuk perusahaan yang menerima pekerjaan borongan yaitu harus berbentuk badan hukum (Pasal 65 ayat [3] UUK). (Met)

BERITA TERKAIT

BERITA TERBARU

Progres Pembangunan Spam Kaligoro Untuk Melayani Masyarakat di Dua Kecamatan

Malang, harian-news.com - Tujuan utama pembangunan spam kaligoro, adalah untuk menangani daerah rawan air khususnya di kecamatan Gedangan dan Kecamatan Sumbermanjing Wetan. Pembangunan SPAM Kaligoro...

Jalur Rajekwesi Kalipare – Donomulyo Malang Longsor, Pemkab Malang Berrgerak Cepat.

Malang, Harian-news.com - Tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Malang mengakibatkan terjadinya longsor di beberapa tempat, yang salah satunya di Rajekwesi Desa Tumpakrejo...

Rapat Pleno Rekapitulasi Sementara Pemilu Kabupaten Tulungagung Berjalan Mulus

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tulungagung melaksanakan rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan perolehan suara ditingkat Kabupaten di Hotel Lojikka Tulungagung pada...

Pameran Kreatif SMK Negeri 1 Buduran: Sembagi Arutala Fashion 2024

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com – Siswa-siswi SMK Negeri 1 Buduran kelas XIII tahun 2024 menggelar pameran bertajuk Sembagi Arutala SK1B Fashion Weekend pada (25/2/2024) malam di...

Siswa SMP Negeri 1 Ngunut , Tulungagung Sukses di G-Olimpiade Nasional 2024

TULUNGAGUNG, Harian- NEWS.com - Sebanyak 37 Siswa SMP N 1 Ngunut mengikuti kegiatan Ratu G-Olympiad yang diadakan pada hari Minggu tanggal 4 Februari 2024...

Didukung Kementerian PAN RB, Inovasi Kopi Pahit Siap Diaplikasikan Keseluruh Puskesmas Sidoarjo

SIDOARJO, HARIAN-NEWS.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi atau Kemenpan RB berkunjung ke Kabupaten Sidoarjo. Mereka ingin melihat sejauh mana instansi pemerintah...

Khotaman Kitab Dan Ijazahan Bersama Guru Besar Ilmu Hadits Universitas Al Azhar Mesir

Tulungagung, harian-news.com - Pondok Pesantren Al Azhaar Tulungagung pada Ahad (25/02/2024) akan menghadirkan guru besar Universitas Al Azhar Mesir yaitu Prof. Dr. Muhammad Ibrahim...

7.384 Personil Gabungan Dikerahkan untuk Mengamankan Pemilu di Tulungagung

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj. Bupati Tulungagung, Heru Suseno, turut serta dalam Apel Pergeseran Pasukan Pengamanan Tahap Pemungutan dan Perhitungan Suara Pemilu 2024 pada Selasa (13/2/2024)...

Lantik Plh. Sekda Tulungagung, Heru Suseno: Proses Sudah Sesuai Ketentuan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno, melantik Tri Hariadi sebagai Plh. Sekda Kabupaten Tulungagung di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso, pada Senin (12/2/2024)...

Pj Bupati Tulungagung Tinjau Pendistribusian Logistik Pemilu di 3 Kecamatan

TULUNGAGUNG, HARIAN-NEWS.com - Pj Bupati Tulungagung, Heru Suseno meninjau persiapan pendistribusian logistik Pemilu di 3 kecamatan pada Senin (12/2/2024), sekitar pukul 09.30 WIB. Kunjungan ini...

Mempersiapkan Diri Beribadah Di Bulan Damai

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah usai pencoblosan. Dalam proses penghitungan akan memasuki Bulan Romadhon. Bulan yang penuh keistimewaan. Yaitu bulan damai. Tokoh agama...

Pemilu Wujudkan Persatuan Bangsa Indonesia

Tulungagung, harian-news.com - Pemilu 2024 telah dilakukan tahap pencoblosan dan hari ini sudah penghitungan data secara real count. Semakin hari paska pemilu semakin panas...
spot_img
spot_img

BERITA TRENDING