

Drs. Sudjito,M.Pd, Kepala SMP Negeri 1 Tulungagung
TULUNGAGUNG, HARIAN NEWS.com – Kondisi pandemi Covid-19 tidak mengurangi prestasi siswa SMPN 1 Tulungagung. Hal itu terbukti SMPN 1 masih menjadi sekolah dengan nilai terbaik di Kabupaten Tulungagung bahkan di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Itu semua tentu tidak terlepas dari peran kepemimpinan sekolah dan kesiapan para guru dalam mengajar, disamping itu pastinya semangat para siswa tidak pernah kendor walau harus belajar dengan tatanan baru, dimana proses belajar mengajar dilakukan secara daring.
Kami menyadari, adanya pandemi Covid 19 membuat sekolah harus berbenah, mereka dituntut untuk menyesuaikan diri dengan kondisi darurat covid 19, termasuk salah satunya SMPN 1 Tulungagung, hal itu disampaikan Sujito selaku Kepala SMPN 1 Tulungagung.
Dia menambahkan, selama pandemi ini staff tata usaha tata usaha masuk untuk pelayanan kepada masyarakat, dan untuk guru tinggal menunggu pembagian tugas saat ajaran baru.
“Kami mengharapkan guru dan semua karyawan tetap semangat dalam melaksanakan tugas guna mempertahankan prestasi yang sudah diraih siswa,” katanya.
04. PERINGKAT UJIAN SEKOAH KELAS IX 2019 2020
Pesan singkat kepala sekolah ini cukup beralasan sebab , SMPN 1 Tulungagung selalu menjadi prestasi dengan nilai terbaik di kabupaten Tulungagung bahkan di tingkat Provinsi Jawa Timur.
Sementara itu, Wakil Kepala Humas Srianik, menjelaskan, sebelum pandemi ini para guru diadakan pelatihan atau workshop kilat agar selama pembelajaran daring dapat maksimal.

Ditambahkan Srianik, usaha maksimal dari para guru dan pengajar berbuah manis dengan diraihnya prestasi nilai tertinggi tingkat kabupaten bahkan di tingkat provinsi Jawa Timur. Untuk anak anak tersebut kita berikan sertifikat penghargaan. Yang dapat digunakan untuk mendaftar di tingkat SMA.
Dukungan berasal dari wali murid, Anik Hastuti wali murid siswa bar, dia mengharapkan agar sekolah tidak segan – segan menyampaikan program sekolah.
“ Kami siap mendukung program sekolah demi peningkatan prestasi sekolah,” kata Anik Hastuti serius. (Agp/red).
Jangan Tampilkan Lagi
Ya, Saya Mau !